Home Ekonomi Menghadapi Kebangkitan Industri Komunikasi 2022, FORU Gandeng Praktisi Kreatif Terkemuka Asia Tenggara

Menghadapi Kebangkitan Industri Komunikasi 2022, FORU Gandeng Praktisi Kreatif Terkemuka Asia Tenggara

70
0
Chow Kok Keong atau sapaan singkatnya KK praktisi kreatif terkemuka di kawasan Asia Tenggara. (Foto: Dok. Pribadi)

BERNASNEWS.COM — Setelah sempat terpuruk selama 2 tahun terakhir akibat pandemi, PT Fortune Indonesia, Tbk (FORU) menyambut tahun 2022 dengan semangat baru seiring kebangkitan industri komunikasi melalui brand agency-nya Fortuna kembali menggelar Fortuna Class selama 3 bulan, dengan mengundang praktisi kreatif terkemuka di kawasan Asia Tenggara, Chow Kok Keong atau sapaan singkatnya KK, sebagai  salah satu mentor terkemuka untuk Tim Fortuna.

Tujuan dari gelaran Fortuna Class kali ini adalah untuk membawa proses kreatif Tim Fortuna agar bisa mencapai standar yang lebih tinggi di tengah kondisi yang tidak menentu akibat pandemi, serta mampu menciptakan kampanye yang bisa memenangkan penghargaan tingkat dunia.

“Kita tahu bahwa 2022 akan tetap dipenuhi tantangan. Tapi lebih dari itu, kami melihat ini sebagai kesempatan yang tidak boleh disia-siakan. It is now or never. Sehingga akselerasi bisnis harus dilakukan sekarang,” ungkap Ratna Puspita Sari, CEO Fortuna.

Menurutnya, harapan terbesar Fortuna adalah bahwa kedepannya Tim Fortuna bisa menciptakan kampanye kreatif dengan kualitas tinggi dan berkelas yang bermanfaat bagi klien tapi juga bermanfaat bagi masyarakat luas.

Sejauh ini, karya tim Fortuna telah mendapatkan apresiasi dalam bentuk penghargaan antara lain penghargaan The Best Branding Agency untuk Mix Awards tahun 2021, Best Tech Consumer and Community Relations Campaigns untuk SABRE Awards di tingkat Asia Pasifik tahun 2015 dan Top 5 Advertising Agency untuk penghargaan Citra Pariwara tahun 2014.

“Bagi kami, talent adalah aset. Karena itu, pengembangan talent penting bagi perusahaan. Dengan mentorship dari ahli seperti KK, kami yakin selalu ada energi baru dalam nafas perkembangan Fortuna,” jelas Ratna Puspita Sari.

KK adalah praktisi kreatif senior asal Malaysia yang telah berkecimpung dalam industri kreatif selama lebih dari 25 tahun. KK memulai kariernya pada tahun 1995 di FCB Singapura sebelum mendulang pengalaman di beberapa agency global lainnya seperti Y&R Wunderman, JWT, McCann Erickson, TBWA, hingga Dentsu.

Namun, sejak tahun 2016, KK berkarya di Hakuhodo sebagai Executive Creative Director awalnya sebelum menjadi Regional Executive Creative Director untuk kawasan Asia Pacific pada tahun 2019 sampai dengan akhir tahun lalu.

“Saya menghargai kesempatan yang diberikan Fortuna untuk berbagi dan menjadi mentor untuk Tim Kreatif Fortuna terutama karena mereka sudah memiliki rekam jejak yang luar biasa di industri periklanan. Saya tidak sabar untuk menggali lebih jauh kemampuan kreatif mereka hingga mampu melampaui batas dari apa yang selama ini mereka berikan kepada klien,” terang Chow Kok Keong, praktisi kreatif.

Lanjut KK, apalagi klien portofolio Fortuna saat ini bukan hanya terbatas pada perusahaan lokal, tapi juga perusahaan multinasional yang berniat melakukan penetrasi ke pasar Indonesia.

Sesi mentoring akan berlangsung selama tiga bulan dari tanggal 7 Januari sampai dengan 31 Maret 2022 secara virtual dan akan diikuti oleh delapan orang Tim Kreatif Fortuna. Sesi mentoring selama 2 bulan pertama, peserta memulai sesi dengan tahapan pengayaan ide kreatif dan diskusi sebelum memasuki tahapan eksekusi di bulan terakhir.

Pada tahapan pengayaan ide kreatif, peserta akan diminta untuk menggali cara berfikir yang tepat dengan memanfaatkan wawasan mendalam akan tujuan pembuatan ide besar sebelum memasuki tahapan pemetaan dan pelaksanaan eksekusi ide besar tersebut.

Setelah mengalami rebranding tahun 2020 lalu, Fortuna telah membantu brand dan perusahaan dari berbagai sektor untuk meningkatkan brand awareness serta memperkuat strategi pemasarannya di Indonesia. Sejumlah klien Fortuna sejauh ini termasuk TikTok, iStyle.id, Pinhome, Maybank, Semen Tiga Roda, dan masih banyak lagi. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here