Home News Menggerakkan Partisipasi Warga Lewat Film Lucu dan Menarik

Menggerakkan Partisipasi Warga Lewat Film Lucu dan Menarik

152
0
Sejumlah warga Dusun Karangmojo, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman dengan antusias mengikuti shooting film layanan masyarakat di dusun tersebut beberapa waktu lalu. Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM – Banyak cara dilakukan pemimpin untuk menggerakkan partisipasi masyarakat agar terlibat aktif dalam mengatasi berbagai masalah sosial dan lingkungan. Dan tentu cara-cara yang dtentukan adalah yang mudah diingat dan diikuti bahkan berasal atau berdasarkan masukan dari warga itu sendiri.

Dan bagi Kepala Dusun Karangmojo, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman Andi Rahmat Santoso, cara yang dipilih sangat sederhana, mudah dipahami dan diikuti sera melibatkan masyarakat itu sendiri. Ia membuat film singkat dan sederhana yang berisi pesan-pesan moral dan positif dengan mengajak masyarakat untuk melakukan ini dan tidak melakukan itu, dengan alasan dan pertimbangan masing-masing.

Suasana shooting film layanan masyarakat di Dusun Karangmojo, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan. Foto : Istimewa

Misalnya, jangan membuang sampah sembarangan atau tidak membuan sampah di sungai untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan warga itu sendiri. Begitu pula mengenai pentingnya menggunakan helm setiap mengendarakan sepeda motor dan bagaimana b orang orang lain.

Semua itu dikemas dalam film pendek yang lucu, menarik, dengan melibatkan warga sebagai pemeran. Dan semua isi cerita dalam film maupun solusi yang diambil berasal dari warga itu sendiri yang diperoleh lewat ngobrol-ngobrol santai tadi.

Shooting film layanan masyarakat di Dusun Karangmojo, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan. Foto : Istimewa

“Meski dikemas dalam cerita yang lucu dan sederhana, namun pesan yang disampaikan sangat mengena, tepat sasaran dan mudah dimengerti,” kata Andi Rahmat Santoso, Kadus Karangmojo, kepada Bernasnews.com, Sabtu (11/4/2020).

Proses pembuatan film pun sangat natural. Berawal dari ngobrol-ngobrol santai dengan warga ada keluhan apa. Dari ngobrol santai itu dijadikan cerita sekaligus mengajak masyarakat untuk jadi pemeran. Dan ternyata warga sangat antusias menerima dan mengikutinya.

Menurut Andi Rahmat Santoso, film layanan masyarakat yang dikemas secara menarik, lucu namun tetap tidak meninggalkan pesan pesan positif itu juga dimaksudkan untuk mengenalkan potensi sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) di Karangmojo serta memberikan pesan-pesan moral yang positif.

Shooting film layanan masyarakat di Dusun Karangmojo, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan. Foto : Istimewa

Karena itu, semua pemeran dan lokasi maupun tim kreatif adalah warga Dusun Karangmojo. Dan ternyata ketika kita support/dukung, mereka bisa. Dengan demikian, pemeran film-film tersebut akan terus melibatkan warga-warga mulai dari RT 1 hingga RT 13 se-Padukuhan Karangmojo.

Menurut Kadus Karangmojo ini, film-film tersebut kemudian dimasukkan ke channel YouTube Dusun Karangmojo. “Jika suatu saat nanti channel yutub ini menghasilkan uang, maka pemasukan tersebut bisa menjadi pemasukan Karangmojo untuk kemajuan Karangmojo itu sendiri. Dan channel ini dikelola oleh pemuda-pemuda Karangmojo,” kata Kadus Karangmojo yang berusia 30-an tahun ini.

Ia juga ingin mengangkat potensi-potensi UKM warga Karangmojo. ” Biar banyak orang dari luar yang mengetahui bahwa Karangmojo ada usaha-usaha UKM,” kata Kadus Karongmojo Andi Rahmat Santoso. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here