Home News Mengelola Website Gereja Perlu Sinergitas dan Kreativitas

Mengelola Website Gereja Perlu Sinergitas dan Kreativitas

140
0
Dewan Paroki Gereja Santa Maria Assumpta Gamping, Sleman, Yogyakarta menyelenggarakan zoom meeting tentang pengelolaan website gereja, Rabu (11/8/2021). Foto: kiriman YB Margantoro

BERNASNEWS.COM – Pengelolaan website Gereja Santa Maria Assumpta Gamping, Sleman, Yogyakarta perlu sinergitas semua unsur di Dewan Paroki dan umat serta kreativitas pengasuhnya. Dengan adanya kebersamaan dalam karya diharapkan sarana komunikasi sosial yang dimiliki paroki ini dapat berjalan dengan lancar dan bermanfaat. Gereja Gamping berharap lahir para pewarta baru di era digital sekarang ini.

Hal tersebut mengemuka dalam acara zoom meeting Mengelola Website Gereja dengan pembicara praktisi media YB Margantoro yang diselenggarakan Dewan Paroki Gereja Santa Maria Assumpta Gamping, Sleman, Yogyakarta, Rabu (11/8). Acara dibuka oleh Wakil Ketua II Dewan Paroki  F Danang Wijaya dan dihadiri Ketua Bidang Pewartaan B Wahyu Agung, Tim Kerja Komunikasi Sosial (Komsos), Tim Kerja Penelitian dan Pengembangan (Litbang) dan pengurus lingkungan.

Danang Wijaya berharap, sarana website gereja yang merupakan salah satu karya Tim Kerja Komsos dan bagian dari Bidang Pewartaan dapat dikelola dengan benar dan baik. Sarana komunikasi sosial ini memiliki potensi penyampaian informasi dan materi lain yang sangat luas jangkauannya. Pesan yang disampaikan bukan hanya dapat dimanfaatkan oleh umat Gereja Gamping namun juga meluas ke seluruh dunia. Oleh karena itu, pengelolaannya harus bersungguh-sungguh.

Menurut dia, dalam programasi pelayanan 2021 Gereja Santa Maria Assumpta Gamping dan Arah Dasar Keuskupan Agung Semarang (KAS) 2021 – 2026 menetapkan semangat Tinggal dalam Kristus dan Berbuah. Gerak Gereja Gamping yang pada tanggal 15 Agustus 2021 merayakan Pesta Nama 60 tahun adalah membudidayakan suasana belajar bersama, ‘urun angan dan turun tangan’, serta memperkuat Tim Pelayanan dan Bidang yang terkait dengan pemahaman iman.  

Wahyu Agung mengemukakan pula, dinamika kegiatan dewan harian, enam bidang tugas dan 33 tim kerja dalam jajaran dewan paroki kiranya dapat membantu mengisi konten website gereja. Belum lagi dukungan materi dari umat paroki.  “Dalam kegiatan sakramen inisiasi, misalnya baptis dewasa, penerimaan komuni pertama dan krisma, dapat dihasilkan tulisan refleksi atas penerimaan sakramen tersebut. Ini dapat memperkaya konten website,” kata dia.

Narasumber YB Margantoro para kesempatan ini mengemukakan, jika Gereja mau terlibat dalam kancah perjuangan membangun masyarakat baru, Gereja  harus terus mendidik diri agar terampil dan kritis dalam menggunakan media komunikasi sosial dalam kerasulannya. Warga Gereja harus dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang ini. Melalui sarana komunikasi sosial yang dimiliki, diselengggarakan workshop kepenulisan secara berkelanjutan, dan penciptaan iklim pengenalan sadar media, diharapkan lahir komunikator baru di lingkungan Gereja.

“Setiap tahun Gereja memperingati Hari Komunikasi Sosial Sedunia. Sudah dua tahun momentum itu diperingati secara daring karena Pandemi Covid 19. Bapa Suci Paus Fransiskus mengirimkan pesan tahunan yang merupakan kesinambungan dari pesan tahun 2020. Pada tahun 2021, Paus menyampaikan pesan ‘Datang dan Lihatlah’ (Yoh. 1: 46). Ini relevan dengan jurnalisme yang merupakan roh media pers yakni verifikasi informasi yang disajikan,” kata Margantoro. (*/lip)  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here