Tuesday, May 24, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsMendekatkan Nilai Budaya Lokal Melalui Workshop Penulisan Dongeng

Mendekatkan Nilai Budaya Lokal Melalui Workshop Penulisan Dongeng

bernasnews.com – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kebudayaan (Kundha Kebudayaan) Kota Yogyakarta menggelar rangkaian agenda Workshop Bahasa Sastra. Salah satunya adalah agenda workshop penulisan dongeng, yang diikuti oleh 25 peserta warga Kota Yogyakarta, yang memiliki ketertarikan dalam dunia menulis, serta berkomitmen dalam pelestarian tradisi lisan di Kota Yogyakarta.

Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta, Yetti Martanti, S Sos, MM mengatakan, bahwa agenda workshop ini diselenggarakan untuk memberikan fasilitas kepada masyarakat Kota Yogyakarta dan generasi muda, agar semakin mendekatkan pada nilai budaya lokal yang dimiliki.

“Rangkaian agenda workshop Bahasa Sastra telah dimulai sejak bulan Februari lalu dengan pelaksanaan workshop Aksara Jawa Digital,” terang Yetty Martanti, di sela-sela kegiatan, Rabu (16/3/2022), di Hotel Phoenix, Yogyakarta.

Menyambung kegiatan pada bulan Maret, lanjut Yetty, pada hari ini dimulai lagi dengan workshop penulisan dongeng dan pranatacara. Kemudian di minggu depan digelar workshop sesorah, geguritan, macapat, dan maca cerkak (membaca cerpen dalam bahasa Jawa).

Suasana kegiatan workshop yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan (Kandha Kabudayan) Kota Yogyakarta, Rabu (16/3/2022), di Hotel Phoenix Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

Narasumber workshop penulisan dongeng menghadirkan Dr. Ikun Sri Kuncoro, S.S, M.A, seorang sastrawan yang aktif di dunia kepenulisan dengan nama pena Ikun SK. Ikun berharap praktik menulis dongeng ini bisa membantu mengisi salah satu ruang kosong untuk mentransfer nilai-nilai moral dari  orang tua kepada anak.

“Bahan bacaan yang berkarakter nilai budaya tradisional inilah yang hendak diisi oleh workshop penulisan ini. Dengan demikian akan terjaga pesan verbal antar generasi untuk menjaga eksistensi budayanya,” kata Ikun SK.

Salah seorang peserta workshop penulisan Nurul Astuti (47 th) warga Suryodiningratan, menyatakan kegembiraannya mendapat kesempatan mengikuti kegiatan ini. “Terimakasih kepada Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta atas terselenggaranya acara ini,” kata dia.

“Agendanya sangat menarik dengan narasumber yang asik, sehingga workshop ini benar-benar membawa peserta berlatih menulis dongeng yang efektif,” imbuh Nurul.

Sementara Sintha Sigit Agustina (23 th), salah satu peserta dari Kelurahan Tahunan memberikan testimoni terhadap pelaksanaan workshop. “Kemasan acara ini hangat dan menyenangkan, cara pembelajarannya interaktif dan tidak kaku,” jelasnya.

Sintha mendapatkan ilmu bagaimana menulis dongeng anak, menggali ide dan mengembangkannya menjadi cerita yang menarik. Ia ingin menjadi penulis dongeng anak yang mengangkat isu-isu tradisi dari wilayah Kota Yogyakarta. (nun/ ted)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments