Home Seni Budaya Memperingati Hari Jadi ke 73 Desa Balecatur Gelar Kirab Budaya

Memperingati Hari Jadi ke 73 Desa Balecatur Gelar Kirab Budaya

1969
0
Kepala Desa Balecatur Hj. Sebrat Haryanti (kiri) foto bersama dengan salah satu pengisi acara Pentas Seni memperingatai Hari Jadi ke 73 tahun Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Sleman. (Foto: Istimewa)

BERNASNEWS.COM —  Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke 73 Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Sleman akan menggelar acara Kirab Budaya, Minggu, 15 Desember 2019, Pukul 14:00 – 17:00 WIB, di sepanjang Jalan Wates, Yogyakarta. Hal itu disampaikan oleh Ketua Panitia Hari Jadi Desa Balecatur, Susanto, Sabtu (14/12/2019).

Kepala Desa Balecatur Hj. Sebrat Haryanti (kanan nomor 3) memimpin ziarah kubur ke makam mantan lurah/ kepala desa Balecatur. (Foto: Istimewa)

“Kami selaku panitia mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pengguna Jalan Wates, khususnya yang melalui wilayah di Desa Balecatur, atas tidak kenyamanannya dalam mengendarai kendaraan sehubungan adanya acara Kirab Budaya,” kata Sutanto.

Lebih lanjut, Sutanto menjelaskan, berbagai kegiatan memperingati Hari Jadi ke 73 Desa Balecatur telah diselenggarakan dan berlangsung meriah, diawali dengan acara ziarah kubur ke makam para mantan kepala desa yang dipimpin oleh Kepala Desa Balecatur Hj. Sebrat Haryanti , Jumat (6/12/2019). Fun Bike dan Senam Massal, di lapangan Balecatur, Minggu (8/12/2019).

Acara Fun Bike dan Senam Bersama di Lapangan Desa Balecatur salah satu rangkaan acara peringatan 73 tahun Desa Balecatur. (Foto: Istimewa)

“Pengajian Akbar di balai desa setempat, Kamis (12/12), Pentas Seni seluruh pedukuhan di Balecatur, Jumat (13/12). Dan besok Minggu (15/12) Kirab Budaya yang menampilkan potensi dari masing-masing wilayah pedukuhan se Desa Balecatur,” paparnya.

Berdasar catatan sejarah, nama desa Balecatur itu berasal dari kata bale yang berarti papan atau tempat dan kata catur berarti empat. Desa Balecatur itu terbentuk atas penggabungan empat kelurahan lama yaitu, Kelurahan  Gamol, Kelurahan Sumber, Kelurahan Pasekan, dan Kelurahan Jithengan.

Penggabungan empat kelurahan kecil tersebut merupakan amanat Sri Sultan HB IX pada tahun 1946. Kemudian pada tahun 1948 ditetapkan berdasar Maklumat Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta nomor : 5/1948 , tanggal 19 April 1948, tentang  perubahan Daerah – daerah Kelurahan.

Salah satu perwakilan dari pedukuhan beraksi di Pentas Kesenian memperingati Hari Jadi ke 73 tahun Desa Balecatur. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, sebagai kepala desa atau lurah pertama Desa Balecatur dijabat oleh Karto Wiharjo, tahun 1945 – 1950. Lantas berturut-turut digantikan oleh para penerusnya sampai sekarang hingga usia yang ke 73 tahun dan kini kepala desa dijabat oleh Hj. Sebrat Haryanti, sejak tahun 2008 yang memasuki periode yang kedua. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here