Home Olahraga Memperingati Hari Ibu, PKK RW 26 Dusun Jatisawit Gelar Senam Berkebaya

Memperingati Hari Ibu, PKK RW 26 Dusun Jatisawit Gelar Senam Berkebaya

400
0
Kelompok Ibu-ibu PKK RW 26 Dusun Jatisawit, Desa Balecatur, Gamping, Sleman, menggelar acara senam dengan berkebaya, Senin (23/12/2019). Foto: Nuning Harginingsih/ Bernasnews.com

BERNASNEWS.COM — Sejumlah 50 ibu-ibu dari kelompok PKK RW 26 Dusun Jatisawit, Desa Balecatur, Gamping, Sleman, menggelar acara senam dengan berkebaya, Senin (23/12/2019), di halaman rumah Ketua RW 26 Jatisawit. Kegiatan senam berkebaya ini dalam rangka memperingati dan merayakan Hari Ibu yang jatuh setiap tanggal 22 Desember.

Ibu-ibu PKK RW 26 Dusun Jatisawit dengan dipandu instruktur senam sedang melakukan senam tangan sebagai pemanasan. (Nuning Harginingsih/ Bernasnews.com)

“Kegiatan senam ibu-ibu PKK RW 26 Dusun Jatisawit rutin diselanggarakan setiap hari Senin, pukul 16:00 WIB sampai dengan pukul 17:30 WIB. Hanya khusus hari ini kegiatan senam dibikin istimewa untuk memperingati dan merayakan Hari Ibu, para peserta diwajibkan berbusana kebaya,” jelas Supini selaku Ketua PKK RW 26 Dusun Jatisawit.

Dengan penuh semangat dan keceriaan ibu-ibu PKK RW 26 Dusun Jatisawit melakukan gerakan-gerakan senam. (Nuning Harginingsih/ Bernasnews.com)

Kegiatan rutin senam oleh ibu-ibu PKK RW 26 Jatisawit telah berlangsung selama tiga tahun dan untuk operasional kegiatan tersebut para anggota setiap hadir wajib mengisi kas minimal Rp 5.000 sekali datang ikuti senam.

Slamet Dwi Haryono selaku Ketua RW 26 Jatisawit membenarkan perihal pungutan itu. Karena semua kegiatan yang ada di wilayahnya adalah swadaya masyarakat sendiri. Sebagai Ketua RW, Slamet hanya berharap agar semua kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan untuk kerukunan warga setempat yang berjumlah 115 kepala keluarga.

Penuh semangat melenggak lenggok senam ikuti iringan lagu-lagu rancak dengan penuh semangat. (Nuning Harginingsih/ Bernasnews.com)

“Selain senam oleh ibu-ibu PKK, juga ada kegiatan lain seperti pos yandu, tenis meja, pertemuan rutin warga, baik pertemuan ibu-ibu, bapak-bapak. Dan remajanya terkoordinir dalam kelompok Karang Taruna bernama Sekar Taruna, dan perkumpulan Kesenian Jathilan,” imbuh Slamet. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here