Home News Memanfaatkan Reses, Imam Priyono Kunjungi Warga Terdampak Covid-19

Memanfaatkan Reses, Imam Priyono Kunjungi Warga Terdampak Covid-19

614
0
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY Imam Priyono D Putranto SE MSi (kanan) menyerahkan bantuan kepada warga terdampak Covid-19 di RW 07 Bumijo, Jetis, Kota Yogyakarta, Rabu (20/5/2020). Kunjungan ini dalam rangka reses atau jaring aspirasi masyarakat sekaligus memonitor kondisi warga terkait dampak Covid-19. Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM – Anggota DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan Imam Priyono D Putranto SE MSi berkunjung dan berdialog dengan warga RW 03 dan RW 07 Bumijo, Jetis, Kota Yogyakarta, Rabu (20/5/2020). Kunjungan Imam ini dalam rangka reses atau jaring aspirasi masyarkat sekaligus memonitor kondisi warga terkait dampak Covid-19.

Kegiatan tersebut dilakukan secara tatap muka dan door to door ke rumah-rumah warga sejak 18 Mei 2020 dan juga telah berlangsung di Kelurahan Bumijo, Tegalpanggung, Pringgokusuman dan Gedongkiwo.

Dalam pertemuan tatap muka tersebut, warga menyampaikan bahwa mereka sudah terkena dampak ekonomis dari Covid-19. Penghasilan mereka berkurang drastis sebagai akibat berada di rumah terus selama pandemi terjadi. Warga juga meminta kepada anggota DPRD untuk menyampaikan kepada pemerintah untuk memberikan jalan keluar agar tetap dapat menggerakkan roda perekonomian untuk bertahan hidup namun tetap terlindungi dari wabah Covid-19 ini.

Dalam penjelasan resesnya, Imam Priyono menyampaikan tentang Program Bantuan Sosial yang dianggarkan oleh pemerintah pusat dan juga Pemerintah DIY untuk meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19. “Kita mesti bersatu, bergotong-royong menghadapi situasi pandemi ini serta tetap disiplin dalam menjalankan protocol kesehatan agar terhindar dari virus Corona,” ujar Anggota Komisi D DPRD DIY ini dalam rilis yang dikirim ke Bernasnews.com, Kamis (21/5/2020).

Bentuk gotong-royong warga salah satunya adalah berpartisipasi dalam pengawasan penyaluran bantuan sosial yang diberikan pemerintah kepada warga terdampak covid-19 agar benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat.

Imam menuturkan bahwa keadaan rumah sakit di kota Yogyakarta sedapat mungkin jangan sampai menerima pasien yang berlebihan. Oleh karena itu kesadaran masyarakat untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHSB) menjadi kunci dari pencegahan dan mengurangi pasien yang harus dirawat di rumah sakit. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here