Home Opini Memaknai Valentine Day Di Saat Pandemi

Memaknai Valentine Day Di Saat Pandemi

99
0
Z Bambang Darmadi, Lektor Kepala/ Dosen ASMI Santa Maria Yogyakarta. (Foto: Dok. Pribadi)

BERNASNEWS.COM — Tidak terasa di bulan Februari  tahun 2021 ini ada peristiwa penting yakni perayaan Tahun Baru Imlek 2572 Kongzili yang jatuh pada tanggal 12 Februari  dan  Hari Kasih Sayang “ Valentine day”  yang bertepatan dengan tanggal 14 Februari. Dalam situasi normal sebelum adanya pandemi Covid-19, Hari kasih sayang  merupakan hari penantian panjang dengan penuh harap yang dinantikan untuk segera tiba dan tidak sedikit orang menyambutnya dengan sukacita. Mengapa demikian.? Karena disaat hari kasih sayang tersebut, mulai terasa adanya kesibukan yang sedang dipersiapkan dari bermacam-macam hadiah atau kado yang akan saling diberikan pada para sahabat, keluarga, ayah, ibu, paman, tante, kakak, adik, bahkan untuk teman istimewanya.

Namun kondisi tersebut tidaklah demikian mengingat saat ini kondisi pandemi Covid-19 masih berlangsung. Maka tidak mengherankan bila kemeriahan dalam menyambut hari kasih sayang saat ini berbeda jauh dengan tahun-tahun yang lalu yang tampak ada  nuansa persaingan dalam membidik pasar pada hari istimewa tersebut, terutama yang terjadi pada unit bisnis jasa hotel,  rumah makan atau cafe-cafe, resto dan pedagang bunga mawar asli, Saat ini dibeberapa pedagang bunga yang menyediakan bunga mawar warna pink dan warna merah hati yang melambangkan kasih sayang sejati dan merupakan pilihan yang paling banyak diminati pembeli sudah tidak bisa diharapkan terjual dengan banyak dan laku mahal.

Senyatanya budaya semacam ini memang bukan terlahir dari negara Asia, namun lahir dari budaya barat yang telah terbiasa, bahwa pada setiap tanggal 14 Februari mereka saling mencurahkan perhatiannya bagi orang-orang yang dicintai dan disayangi. Ungkapan kasih sayang sering mereka ujudkan dalam berbagai kegiatan, misalnya berkumpul bersama keluarga, bagi-bagi kado, rekreasi ke luar kota, mengadakan pesta dan sebagainya. Akan tetapi saat ini nuansa Valentine Day, di beberapa: toko, mall, dan super market, nuansa kemeriahannya sangat berbeda dibanding tahun lalu.

Nuansa  dalam membidik pasar pada hari istimewa ini, juga terjadi pada unit bisnis jasa di berbagai hotel,  rumah makan atau cafe-cafe, resto dan sebagainya yang tidak mudah untuk menjaring pembeli karena situasi pandemi ini. Semoga peristiwa Valentine Day 2021 yang  berdekatan dengan Tahun Baru Imlek 2572 ini tetap berharap mendapat penuh berkah, penuh rahmat. Artinya kita masing-masing diingatkan untuk saling melayani dengan sesama secara tulus tanpa memandang status sosial, suku , budaya dan ras. Karena kita semua ada dalam bingkai NKRI, sambil mohon pada-Nya semoga Covid-19 segera berakhir. Amin.  (Z Bambang Darmadi, Lektor Kepala/ Dosen ASMI Santa Maria Yogyakarta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here