Tuesday, May 17, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsMemahami Generasi Milenial untuk Pelestarian Bahasa Jawa

Memahami Generasi Milenial untuk Pelestarian Bahasa Jawa

bernasnews.com — Bahasa Jawa adalah bahasa yang digunakan masyarakat Jawa untuk mengekspresikan gagasan, pikiran, alasan-alasan dengan tepat dan mencerminkan kejelasan pemikiran yang logis. Hal itu tentu berkaitan dengan sikap dan perilaku kehidupan sosialnya serta cara mereka berinteraksi dengan alam. 

“Kita perlu memahami generasi milineal untuk pelestarian Bahasa Jawa. Mereka kita yakinkan bahwa bahasa Jawa masih sangat dibutuhkan untuk kelangsungan hidup mereka,” kata Pengkaji Bahasa dan Sastra di Balai Bahasa Daerah Istimewa Yogyakarta (BBY) Dr. Ratun Untoro, M.Hum menjawab pertanyaan bernasnews.com melalui whatSapp di Yogyakarta, Senin (14/3/2022).

Ratun Untoro menjadi salah satu narasumber, selain R. Bambang Nursinggih, S.Sn., dalam acara Sinau Sesarengan Nguri-uri Kabudayan Jawi oleh Penyebar Kautaman melalui zoom meeting, Senin (14/3) pukul 19.30 – 21.00 WIB. Topik acara ini Tantangan Nglestantunaken Basa lan Sastra Jawa ing Era Milenial.

Pendaftaran acara ini di bit.ly/SS_Jawa. Join zoom meeting : htpps://us02web.us/j/835542003355?pwd=Y2s4M2lvZElyNjkzaDgyZjdPejVjUT09. Meeting ID : 835 5420 0355. Passcode : Jawa.

Memberikan pengantar acara ini Koordinator Penyebar Kautaman Dr. Untoro Hariadi, M.Si yang sehari-hari menjadi Dosen Fakultas Pertanian Universitas Janabadra Yogyakarta. Bertindak sebagai moderator sastrawan Jawa KRT Dr. Akhir Lusono, S.Sn., MM.           

Banyak kosa kata

Menurut Ratun Untoro yang lahir di Bantul, DIY dan lulus S3 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada (FIB UGM) Yogyakarta, orang Jawa mempunyai banyak kosa kata untuk ‘padi’, misalnya. Namun, orang Jawa tidak dapat merinci jenis salju karena tidak pernah berinteraksi dengan salju.  

Dalam kehidupan sosialnya, orang Jawa dapat mengungkap berbagai norma dan tata krama yang sesuai dengan status sosial dan falsafah hidupnya. Berbagai kosa kata dalam rangka mengungkap hal itu tentu tidak mudah diterjemahkan dalam bahasa selain bahasa Jawa.

“Contohnya, falsafah Jawa ana dina, ana upa tidak mudah diterjemahkan dalam bahasa Inggris karena bahasa Inggris tidak mengenal upa. Hal inilah yang menyebabkan bahasa Jawa perlu terus dilestarikan. Singkatnya, bahasa Jawa adalah bahasa yang paling sesuai untuk kelangsungan hidup orang Jawa yang tinggal di Jawa,” kata Ratun yang banyak bergelut dengan berbagai bahasa daerah di Minahasa yang hampir punah.

Bagaimana dengan generasi Jawa milenial? Apakah mereka masih memerlukan bahasa Jawa? Menjawab pertanyaan ini, dia mengutip Kupperschmidt (2000) mengatakan, generasi milenial adalah Generasi Y yang lahir antara tahun 1980—1995. Generasi yang lahir setelah itu, (1995—2010) disebut Generasi Z.

Dua generasi ini gila internet dan berwawasan global. Generasi Y dan Z Jawa tidak hanya berinteraraksi dengan orang Jawa. Mereka seolah-olah sudah tidak lagi berpijak dan hidup di tanah Jawa. Oleh karena itu, bahasa Jawa yang memuat kebudayaan Jawa dan sesuai dengan cara hidup orang Jawa sudah tidak mutlak dipelajari. Mereka menganggap bahwa tata dan nilai hidup global lebih utama agar dapat bergaul dengan masyarakat global.

Apa manfaatnya mengerti sebutan anak cicak: sawiyah? Mereka lebih membutuhkan istilah yang digunakan dalam start-up, misalnya. Di benak dua generasi ini, bahasa Jawa sudah tidak mampu lagi menampung gagasan, pikiran, dan konsep seperti yang mereka butuhkan.

“Maka perlu upaya atau strategi untuk meyakinkan generasi Y dan Z bahwa bahasa Jawa masih sangat mereka perlukan untuk kelangsungan hidupnya. Untuk lebih jelasnya, ikuti Sinau Sesarengan Nguri-uri Kabudayan Jawi ‘Tantangan Nglestantunaken Basa lan Sastra Jawa ing Era Milenial’, Senin, 14 Maret 2022 pukul 19.30—21.00 secara daring,” kata Dr. Ratun Untoro, M.Hum yang sebelumnya mengabdi selama 15 tahun di Balai Bahasa Sulawesi Utara. (mar)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments