Thursday, June 30, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsMasyarakat Diminta Tak Resah Terkait Kondisi Ternak di Sleman

Masyarakat Diminta Tak Resah Terkait Kondisi Ternak di Sleman

bernasnews.com – Penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menjangkiti hewan ternak khususnya sapi sempat memicu keresahan warga. Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengatakan masyarakat tak perlu panik sebab kondisi ternak dipastikan aman.

Berdasarkan hasil peninjauan Pasar Hewan Ambarketawang Gamping pada (21/5/2022), kondisi hewan ternak di lokasi pemantauan saat ini dalam keadaan sehat dan aman dari paparan virus PMK. Sedangkan, untuk penemuan ternak yang terdeteksi virus PMK, dinyatakan tak berasal dari peternak kabupaten Sleman.

“Kondisi hewan dari paparan virus PMK di sini masih aman. Kalaupun ada, bukan berasal dari Sleman tapi berasal dari ternak luar daerah. Dari hasil pemantauan hari ini, hewan di sini kondisinya masih dalam keadaan sehat dan aman. Dikarenakan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan kabupaten Sleman juga terus melakukan pengawasan secara ketat terhadap kesehatan hewan ternak,” jelas Danang.

Ia mengatakan bahwa langkah antisipasi PMK tersebut dilakukan dengan pengawasan hewan ternak. Pengawasan inj tak hanya dilakukan saat hewan sudah berada di pasar, namun juga dimulai dari proses penerimaan hewan.

Pemkab Sleman pun menetapkan regulasi dalam menerima hewan ternak. Nantinya setiap hewan yang masuk akan diperiksa kondisi kesehatannya terlebih dahulu. Jika dari pemeriksaan dan pengawasan hewan dalam keadaan sehat, maka diperbolehkan untuk masuk. Sementara jika hewan menunjukkan indikasi terpapar virus PMK, maka akan dikembalikan ke daerah asalnya.

Tak hanya itu Pemkab Sleman juga menggalakkan langkah penanganan terpadu dengan memberikan pengobatan suportif berupa vitamin A, D, E, desinfeksi peralatan dan area kandang setiap hari. Selain itu, dokter siaga juga disiapkan untuk melakukan pemantauan secara langsung. Selain itu, ia juga melihat kesadaran pedagang akan antisipasi PMK pada ternak dinilai baik.

“Kesadaran para pedagang di sini juga tinggi. Kondisi saat ini pedagang tidak berani membeli hewan ternak dari luar. Sehingga di lingkungan Sleman, saat ini dalam keadaan aman,” katanya.

Untuk memastikan kondisi hewan ternak di Sleman tetap aman jelang hari Raya Idul Adha, Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan kabupaten Sleman turut melakukan pemantauan di beberapa pasar. Lebih lanjut, Danang mengimbau agar masyarakat tidak perlu khawatir secara berlebihan terkait kondisi hewan ternak di Sleman.

Sebelumnya, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo pada (21/5/2022) menuturkan ditemukan 9 domba dinyatakan positif terjangkit virus PMK. Dari penelusuran Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan melalui pemilik domba, diketahui bahwa dua di antaranya dibeli dari Kabupaten Bantul dan berasal dari Garut, Jawa Barat. Usai diterima oleh pemilik, domba tersebut dikumpulkan dalam satu kandang yang sama dengan 7 domba lainnya. ***

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments