Thursday, June 30, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsMaligu MoU dengan bDA untuk Kembangkan Wawasan Jurnalistik

Maligu MoU dengan bDA untuk Kembangkan Wawasan Jurnalistik

bernasnews.com –  Majalah Literasi Guru (Maligu) melakukan kerja sama dengan bernasnews Digital Academy (bDA) untuk mengembangkan wawasan jurnalistik dan literasi pengelolanya. Penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dilakukan oleh Manager Produksi Maligu Drs. Praba Pangripta dan Direktur bDA Y.B. Margantoro di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP N) 3 Mlati, Gedongan, Tlogoadi, Mlati, Sleman, DIY, Sabtu (11/6/2022).

Susy Ernawati, M.Pd selaku Redaktur Senior Maligu mengemukakan, penandatangan MoU dengan bDA ini adalah kerja sama kedua oleh media pendidikan yang meliliki ISSN (International Standar Serial Number (ISSN) dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ini. Pertama dengan CV Gema Godam Grafika selaku mitra percetakan,  dan kedua dengan bDA untuk pendidikan & latihan jurnalistik bagi guru dan lomba menulis guru.

Y.B. Margantoro mengapresi kesediaan Maligu belajar dan berkarya dengan bDA. Dia berharap, kebersamaan dalam kegiatan jurnalistik dan literasi ini dapat membantu mengembangkan Gerakan Literasi Sekolah (GLS). “Semoga sekolah-sekolah di bawah binaan atau mitra Maligu bersedia kerja sama dengan bDA,” kata Margantoro yang juga Pemimpin Redaksi bernasnews.com ini.

Para peserta inhouse training (IHT) Majalah Literasi Guru (Maligu) seusai pelatihan jurnalistik di SMP N 3 Mlati, Sleman, DIY, Sabtu (11/6/2022). Foto : Humas Maligu

Sebelum dilaksanakan MoU, Maligu menyelenggarakan program inhouse training (IHT) bagi para pengelola dan penulis media tersebut. Pemateri Drs. Praba Pangripta dan tim redaksi. Kepala SMP N 3 Mlati Dra. Nurhidayati, MPd. yang menjadi tuan rumah IHT mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan Maligu program ini. Dia berharap, semangat belajar dan berkarya literasi tersebut dapat mengimbas ke warga sekolahnya.

Praba Pangripta dalam paparannya mengemukakan, guru sebagai pendidik di sekolah harus peka jurnalistik mengingat ada program Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Banyak jurnalis yang dapat mengajar, namun relatif sedikit pengajar menjadi jurnalis.

“Kalau dua hal ini dapat dikolaborasikan, bapak dan ibu guru tentu mempunyai nilai lebih atas plus. Kalau ilmunya sudah diketahui, tinggal mengasah kepekaan atau sense of journalism dan mengimplementasikan secara tekun. Selamat menjadi jurnalis guru, bapak ibu pendidik,” kata kartunis yang produktif ini. Hadir dalam acara IHT Maligu ini para kepala sekolah, guru, mahasiswa dan pustakawan dari Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul. (mar)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments