Home News Malam Satu Suro, Ngebreak Pakai Bahasa Jawa Kromo Berhadiah Keris dan Akik

Malam Satu Suro, Ngebreak Pakai Bahasa Jawa Kromo Berhadiah Keris dan Akik

1251
0
Pengurus Komunitas Panembahan Semanak Yogyakarta foto bersama usai rapat, Minggu (5/7/2020), di nDalem Maharani GH, Jalan Sawojajar, Panembahan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

BERNASNEWS.COM — Bagi masyarakat Jawa khususnya, malam pergantian Tahun Baru Hijriyah, tanggal 1 Muharam atau dalam penanggalan Jawa, tanggal 1 Suro selalu dimaknai dengan lelaku (ritual) tertentu guna mendekatkan diri pada sang pencipta yakni Tuhan Yang Maha Kuasa dan sebagai intropeksi diri pada ajaran leluhur tentang budaya. Itulah salah satu kegiatan masyarakat yang menguatkan jargon selama ini Yogyakarta Memang Istimewa.

Dalam rangka peringatan Tahun Baru Hijriyah/ Tahun Jawa, Komunitas Breaker “Panembahan Semanak” menyelenggarakan kegiatan Ngebreak Dalam Bahasa Jawa Kromo dan Net Suro, Rabu (19/8/2020), Pukul 23:00 – 00:30 WIB. Kegiatan tersebut diikuti oleh 80 lebih peserta anggota komunitas breaker di Kelurahan Panembahan, maupun peserta simpatisan dari luar wilayah Kelurahan Panembahan, Yogyakarta. Bertugas sebagai Net Control, Suko Utomo (Dimas).

Ketua Komunitas Panembahan Semanak Yogyakarta Erwin Arya Ramadhan, mengungkapkan, sangat mengaprisiasi kerja kinerja para pengurus, panitia, anggota dan para simpatisan dalam kegiatan itu. “Setahu saya baru pertama kali ada kegiatan ngebreak bahasa Jawa halus atau Kromo di Yogyakarta. Berharap ngebreak dengan berbahasa Jawa halus ini tetap diadakan pada hari atau jam-jam tertentu secara khusus. Atas nama pengurus juga mengucapkan terima kasih kepada para donatur hadiah,” ungkap Erwin.

Sekretaris I Komunitas Panembahan Semanak Yogyakarta, Heru Purwanto (kanan) menyerahkan hadiah dorpris utama keris kepada seorang peserta kegiatan Net Suro. (Foto: Istimewa)

Sementara, Seno Pratomo anggota Komunitas Panembahan Semanak mengatakan, bahwa berkomunikasi atau ngebreak memakai bahasa Jawa Kromo ternyata tidak mudah. “Tapi kegiatan semacam ini perlu ada tindaklanjut, mengingat wilayah kita berada di Dalam Beteng Kraton Yogyakarta. Terima kasih pengurus juga telah menghadirkan nara sumber yang berkompeten dalam bahasa Jawa sebagai korektor,” ujar Seno yang juga sebagai Ketua RW 08 Suryoputran itu.

Net Malam (Suro) atau juga disebut kegiatan sambang celuk, dimana para anggota komunitas harus melakukan semacam presensi dan melaporkan situasi, serta kondisi wilayahnya di penghujung malam kepada net control atau petugas pengatur pemakaian frekwensi. Menariknya pada, Rabu (19/8/2020) malam hadiah doprise sungguh istimewa, hadiah utama dua bilah keris. Hadiah lainnya, baju surjan, blangkon, cincin akik, serta paket minuman tradisional khas Yogyakarta.

Plt. Lurah Panembahan, Teny Iskandriati saat diminta komentar oleh Bernasnews.com, Kamis (20/8/2020), tentang kegiatan Komunitas Penembahan Semanak yang kepungurusan baru terbentuk tanggal 5 Juli 202020 itu, mengatakan, bahwa kegiatan tadi malam sangat bagus sekali apabila dibiasakan untuk berbahasa Jawa Kromo. “Karena kita berada di area Kraton Yogyakarta. Juga sebagai bentuk nguri-nguri (melestarikan) budaya Jawa yang adi luhung,” tutur Teny.

Menurut Teny, dalam bahasa Jawa mengandung makna yang luar biasa. Ada tatanan antara orang tua dan anak, sehingga bisa saling menghargai satu dengan yang lainnya. “Sebenarnya kalau semua pengurus kampung, Ketua Kampung, Ketua RW dan Ketua RT menjadi anggota, sangat memudahkan komunikasi dalam segala kegiatan di kampung masing-masing,” katanya.

Mengingat anggota Komunitas Panembahan Semanak sudah lebih dari 100 orang dan sebagian besar masih digunakan untuk kegiatan ronda, lanjut Teny, ada baiknya juga untuk kegiatan sosial. Misal, apabila ada kegiatan atau event, sripah, warga sakit dan perlu segera ambulan .

“Semoga kepengurusan komunitas ini bisa dilegalkan secara resmi didaftarkan di Diskominfo Kota Yogyakarta, di dalamnya melibatkan lurah sebagai pengampu wilayah. Jangan sampai lurah tidak tahu bahwa di wilayahnya ada kegiatan positif yang sangat bermanfaat,” harapan Teny Iskandriati selaku Plt. Lurah Panembahan. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here