Home News Mahfud MD: Fatwa MUI Tak Harus Diikuti

Mahfud MD: Fatwa MUI Tak Harus Diikuti

37
0
Menkopolhukam Mahfud MD. Foto : cofid19.go.id

BERNASNEWS.COM – Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan bahwa dari dulu sampai sekarang fatwa MUI ata fatwa siapa pun tak harus diikuti. Bahkan menurut Mahfud MD, jangankan fatwa MUI, fatwa MA sebagi lembaga peradilan negara saja tidak harus diikuti.

Menurut Mahfud MD, yang mengikat dari MA adalah vonis suatu perkara, bukan fatwanya. Tapi kalau pihak-pihak sepakat memakai fatwa ya dibolehkan.

Hal itu disampaikan Mahfud MD menanggapi Prof Khairil Anwar Notodiputro yang menyebutkan bahwa: Bbrp tahun y.l Prof @mohmahfudmd pernah mengatakan bahwa suatu fatwa (waktu itu fatwa MUI) tidak harus diikuti karena fatwa itu merupakan pendapat. Biasanya pendapat atas suatu persoalan itu tidak hanya satu. Tolong kalau saya salah dikoreksi ya pak.

Tdk salah, Prof. Khairil. Sejak dulu s-d skrng fatwa MUI atau fatwa siapa pun tak hrs diikuti. Jangankan fatwa MUI, fatwa MA yg lembaga peradilan negara sj tak hrs diikuti. Yg mengikat kalau dari MA adl vonisnya, bkn fatwanya. Tp kalau pihak2 sepakat memakai fatwa ya dibolehkan,” kata Mahfud MD dikutip Bernasnews.com di akun twitternya @mohmahfudmd yang diunggah pada Selasa, 23 November 2021.

Menurut Mhfud MD, kalau dalam hukum Islam, fatwa hanya pendapat hukum berdasar istinbath dari Qur’an dan atau Sunnah. Setiap orang punya pendapat yang sering saling berbeda. Maka lahirlah berbagai pendapat dalam aliran-aliran fikih seperti Hanafi, Syafii, Maliki, Hambali. “Kita tak hrs ikut Maliki tapi boleh kalau mau,” kata Mahfud MD.

Menanggapi pertanyaan pertanyn Wong Brahmanta di akun @GerySpto, Klo fatwa tdk harus diikuti dan tidak mengikat, kenapa harus ada sertifikat halal? Logikanya klo fatwa adalah sebuah pendapat, kenapa juga harus dibuat sertifikasi? Maaf ini hanya pertanyaan orang awam yg bukan ahli hukum, ini hanya org biasa yg suka ngopi, Mahfud MD mengatakan bahwa setifikasi itu bukan fatwa, tapi penanda barang yang halal menurut MUI yang kewenangannya untukk menandai diberikan oleh UU.

“Kalau orang Islam tak memilih barang yang halal menurut MUI itu tdk ada sanksinya,” kata Mahfud MD. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here