Home News Mahasiswa UPY Buka Dapur Sosial di Kampung El-Sadai

Mahasiswa UPY Buka Dapur Sosial di Kampung El-Sadai

572
0
Masyarakat BEM KM Universitas PGRI Yogyakarta (UPY), Satgas UPY Peduli mengadakan agenda dapur sosial, Minggu (24/11/2019). Foto: Istimewa

BERNASNEWS.COM — Kementerian Sosial dan Masyarakat BEM KM Universitas PGRI Yogyakarta (UPY), Satgas UPY Peduli mengadakan agenda dapur sosial bersama warga, Minggu (24/11/2019), di Kampung El-Sadai, Jalan Wonocatur, Banguntapan, Bantul, DIY. Kampung El-Shadai merupakan satu perkampungan yang dihuni oleh warga setempat maupun luar DIY yang bermata pencaharian sebagai pemulung.

Eka Cahyati selaku Pengurus BEM KM UPY, menjelaskan, agenda ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama. Kemensos juga berkeja sama dengan beberapa elememen seperti  Aksi Cepat Tanggap ACT dan Masyarakat Relawan Indonesia(MRI). “Kemensos juga berkeja sama dengan beberapa elememen seperti  Aksi Cepat Tanggap ACT dan Masyarakat Relawan Indonesia(MRI),” ujar Eka.

Pengurus BEM KM Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) sedang mempersiapkan makana untuk warga Kampung El-Shadai. (Foto: Istimewa)

Eka juga memaparkan, keharuan terlihat ketika antusias anak-anak menyambut dengan penuh canda dan tawa dan mengajak teman-teman UPY untuk belajar bersama di ruang perpustakaan sederhana yang biasa mereka gunakan untuk belajar. Kegigihan mereka untuk belajar terlihat sangat luar biasa disaat diberikan berbagai buku bacaan maupun hitungan. Menurutnya, kesederhanan dan kegigihan merekalah yang membuat mereka untuk selalu semangat dalam belajar.

“Tidak hanya memberikan edukasi kepada anak-anak, namun kami juga belajar dan bersilaturahmi dengan ibu-ibu dan bapak-bapak yang ada di sana sebagai motivasi untuk terus semangat dalam bertahan hidup dan kerja keras untuk mencari nafkah,” kata Eka.

Kegiatan ini diakhiri dengan makan bersama seluruh warga dan anak-anak yang ada di El-Shadai yang sudah disiapkan oleh teman-teman Pengurus BEM KM UPY. Adapun dana dari kegiatan ini, adalah dari penjualan baju bekas layak pakai dan hasil dari donasi mahasiswa UPY, serta masyarakat sekitar. “Semoga dengan kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap sesama, memupuk rasa kepedulian, lebih dalam berbagi serta bersyukur terhadapa apa yang telah dimiliki,”pungkasnya. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here