Home News Mahasiswa Mendukung Kebijakan Pemerintah di Masa Pandemi Covid-19

Mahasiswa Mendukung Kebijakan Pemerintah di Masa Pandemi Covid-19

84
0
Suasana diskusi publik Mahasiswa Jogja di Ruang Kaliurang 2 Merapi Merbabu Hotel, 26 Juni 2021. Foto: Istimewa

BERNASNEWS.COM – Mahasiswa harus berperan aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah dan Polri dalam upaya menanggulangi Pandemi Covid-19. Hal ini bisa dilakukan dengan ikut mengedukasi masyarakat dan selalu menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) gerakan 3M yaitu Memakai masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak guna memutus rantai penularan Covid-19.

Sebab, saat ini Indonesia sedang tidak baik baik saja. Berbagai persoalan menghantam negeri ini yang dapat mengganggu stabilitas nasional.

“Masalah yang nampak sampai saat ini adalah wabah virus Corona yang semakin darurat dan, ditambah aksi radikalisme dan terorisme yang masih marak. Namun, kita fokus pada Pandemi Covid-19 karena sampai saat ini negara belum mampu mengatasi wabah ini. Belakangan ini kasus positif terpapar Covid-19 semakin bertambah banyak,” kata Ahmad Marzuki Taukan, aktivis mahasiswa, dalam rilis yang dikirim kepada Bernasnews.com, Selasa 6 Juli 2021.

Hal itu disampaikan Ahmad Marzuki Taukan sebagai hasil diskusi publik Mahasiswa Jogja di Ruang Kaliurang 2 Merapi Merbabu Hotel, 26 Juni 2021. Dalam diskusi publik itu, Ahmad Marzuki Taukan menggandeng para aktivis mahasiswa yang menjadi stakeholder di kampus perguruan tinggi di wilayah Yogyakarta untuk duduk bersama dalam rangka menyikapi kondisi wabah Covid-19 yang semakin mengkhawatirkan.

“Melihat situasi negara yang genting ini di tengah pusaran Pandemi Covid-19, mahasiswa sebagai garda terdepan bangsa wajib memberi kontribusi dalam membantu pemerintah dan Polri menanggulangi dan mengatasi Wabah Virus Corona ini. Guna mewujudkan stabilitas dan kondusivitas negara,” kata Ahmad.

Dikatakan,mahasiswa harus berperan aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah dan Polri dalam upaya menanggulangi Pandemi Covid-19 dengan ikut mengedukasi masyarakat dan selalu menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) gerakan 3M yaitu Memakai masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak guna memutus rantai penularan Covid-19.

Ahmad Taukan menambahkan bahwa untuk memutus rantai penularan Covid-19 harus dengan menghentikan kegiatan berkerumun. Peran aktif mahasiswa bisa dengan secara masif memberikan edukasi untuk mejalankan Prokes melalui media sosial (medsos). Ini akan dapat membantu pemerintah dan Polri dalam mengatasi wabah penyakit ini.

Upaya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada 3-20 Juli 2021 oleh pemerintah mendorong kita sebagai mahasiswa untuk turut berperan aktif mendukung program ini, supaya wabah Covid-19 dapat segera teratasi dengan memutus rantai penularanya.

“Kami menghimbau kepada kawan-kawan aktivis mahasiswa yang menjadi stakeholder di kampusnya masing-masing agar bisa dan mau ikut menyosialisasikan kepada warga di tiap-tiap kampus di wilayahnya sendiri,” kata Ahmad.

Namun, Ahmad Taukan juga menyesalkan di tengah situasi negara yang sedang berjuang mengatasi wabah penyakit Virus Coronai, masih saja ada aksi radikalisme dan terorisme yang di lakukan oleh oknum-oknum yang sangat tidak bertanggung jawab.

“Kami mendukung kepada Polri dalam upaya memberantas aksi terorisme di negeri ini. mengutuk dan menolak keras segala bentuk aksi terorisme,” ucapnya.

Ahmad Taukan menegaskan dan mengajak seluruh rakyat dan civitas akademika untuk bersama bersinergi dengan pemerintah dan polri  dalam mewujudkan kondusivitas keamanan dan ketertiban (kamtibmas) di tengah Pandemi Covid-19 di wilayah Yogyakarta.

“Kita bahu membahu bersama pemerintah dan polri untuk segera mengatasi wabah Covid-19 ini dan mewujudkan stabilitas negara di berbagai bidang,” katanya. (*/lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here