Tuesday, June 28, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsMahasiswa Jogja Soroti Munculnya Kelompok Khilafatul Muslimin di Indonesia

Mahasiswa Jogja Soroti Munculnya Kelompok Khilafatul Muslimin di Indonesia

bernasnews – Kelompok Khilafatul Muslimin yang muncul di Indonesia mendapat sorotan dari berbagai pihak. Kelompok ini kabarnya sudah menyiapkan berbagai hal untuk membentuk negara dalam negara.

“Mereka (Khilafatul Muslimin) sudah memiliki dana hingga bermilyar-milyaran dari hasil temuan Polri, mereka sudah memiliki struktur pemerintahan sendiri bahkan mereka sudah punya KTP versi mereka. Ini sudah membahayakan kedaulatan NKRI”, kata Jeki Irmansyah, Ketua Koalisi Masyarakat Anti Radikalisme (KOMAR) dalam sambutannya.

Menyikapi keprihatinan itu, KOMAR menggelar diskusi bertajuk ‘Khilafah dan Bahayanya bagi Indonesia’. Masifnya eksistensi kelompok berpaham khilafah di Indonesia dalam menampakkan diri menjadi cerminan bahwa selama ini sebenarnya mereka ada di sekitar. Mereka membaur di tengah masyarakat menunggu momen yang tepat untuk unjuk aksi. Adanya konvoi dari Khilafatul Muslimin di beberapa daerah menjadi bukti mereka sudah menemukan momen untuk terbuka ke masyarakat.

“Pola penyebaran paham khilafah selama ini secara diam-diam melalui sektor pendidikan dan juga pengajian yang mereka adakan. Padahal pendidikan adalah media utama dalam melahirkan generasi nasionalisme dan patriotisme,” ujar Juju, salah seorang peserta diskusi.

Adanya kelompok yang menyebarkan paham khilafah melalui pendidikan menurutnya menjadi ancaman yang serius bagi kita semua. Kemenristekdikti dan Kemenag harus selalu berkolaborasi dengan masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam mengontrol dunia pendidikan agar tidak tergerus paham yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

Jeki menyimpulkan bahwa untuk melawan dan mencegah berkembangnya kelompok penganut sistem khilafah diperlukan kerja sama yang baik dari semua pihak baik pemerintah, TNI POLRI maupun masyarakat itu sendiri. Peran MUI dalam melakukan kontrol terhadap pendakwah radikal harus lebih aktif lagi.

“Aparatur pemerintahan juga harus berani bertindak manakala ada kelompok tertutup di wilayahnya. Keseriusan pihak penegak hukum dalam menindak tegas gerombolan khilafah juga patut dinanti,” tegas Jeki.

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments