Thursday, August 18, 2022
spot_img
spot_img
HomeHiburanLomba Stand Up Comedy Basa Jawa, Tema Subasita ing Jagad Anyar

Lomba Stand Up Comedy Basa Jawa, Tema Subasita ing Jagad Anyar

bernasnews.com — Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarata menggelar lomba Stand Up Comedy Basa Jawa, tanggal 18 hingga 30 Juli 2022. Lomb aini merupakan salah sat upaya dalam rangkamelestarikan tradisi sastra dalam format komedi Jawa.

Seperti yang diungkapkan oleh Komika Abdur Arsyad, bahwa komedi adalah cara kita mentertawakan takdir. Menurutnya, daripada diratapi, lebih baik ditertawakan. “Komedi juga bisa menjadi sarana pelipur lara, hiburan, hingga alat srawung,” ujar dia.

Kepala Seksi Bahasa dan Sastra Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta Ismawati Retno, SIP, MA menjelaskan, lomba Stand Up Comedy Basa Jawa terbuka untuk warga masyarakat ber-KTP/KIA Kota Yogyakarta tanpa batasan usia. “Pendaftaran peserta melalui link bit.ly/standupcomedybasajawa,” terang dia, Jumat (15/7/2022).

Peserta tidak ditentukan berdasarkan jenis kelamin (putra atau putri). Namun, tema materi stand up comedy sudah ditentukan, yakni Subasita ing Jagad Anyar atau kebiasaan-kebiasaan di era new normal setelah pandemi Covid-19 melanda. Dengan catatan, peserta tidak diperkenankan menampilkan SARA atau saru.

“Selain itu, peserta juga tidak diperbolehkan menyebutkan identitas diri dan/atau menggunakan perlengkapan yang dapat menunjukkan identitas diri/daerah/sekolah agar proses penjurian lebih obyektif,” imbuh Ismawati.

Peserta yang mendaftar lomba diminta mengunggah video stand up comedy menggunakan bahasa Jawa, berdurasi 5—10 menit. Video memperlihatkan seluruh badan peserta (bukan closeup) dan peserta wajib menggunakan busana Jawa lengkap (gagrag Ngayogyakarta). Sedangkan peserta perempuan boleh menggunakan jilbab/ kerudung.

Pengambilan video dalam format landscape (horisontal) dan formatnya dalam bentuk MP4. Video dikirim tanpa melalui proses editing, artinya video dan audio utuh dari awal sampai akhir, bukan gabungan dari potongan-potongan.

Tautan pendaftaran dan pengiriman video adalah bit.ly/standupcomedybasajawa. Video yang diunggah peserta harus diberi nama dengan ketentuan: “Stand Up Comedy (spasi) Nama (spasi) Kemantren”. Contoh: Stand Up Comedy Budi Yanto Wirobrajan

Dewan Juri akan menentukan 5 nominasi. Juri berasal dari pelaku seni di Kota Yogyakarta. Keputusan juri bersifat mutlak dan dapat dipertanggungjawabkan. Kriteria penilaiannya meliputi: (1) Penampilan: sikap, gestur, artikulasi, interaktif, tingkat kelucuan 40 persen; (2) Kesesuaian materi dengan tema 30 persen, dan (3) Alur cerita 30 persen.

Lima nominasi akan diumumkan melalui media sosial Instagram Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kota Yogyakarta @dinaskebudayaankotajogja. Nominasi yang telah terpilih akan diseleksi langsung untuk menentukan pemenang.

“Hadiah bagi pemenang pertama hingga kelima, yakni masing-masing uang tunai sebesar Rp 1 juta, Rp 900 ribu, Rp 800 ribu, Rp 700 ribu dan Rp 600 ribu, serta piagam dan trofi. Petunjuk teknis keseluruhan lomba dapat diunduh di tautan berikut: bit.ly/juknismaterilomba,” pungkas Ismawati. (nun/ ted)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments