Home News Litto, Destinasi Wisata Baru di Jogja dengan Pemandangan Menakjubkan segera Hadir

Litto, Destinasi Wisata Baru di Jogja dengan Pemandangan Menakjubkan segera Hadir

510
0
Pemandangan Litto Resort & Recreational Resto di Gunung Cilik, Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, DIY. Foto: kiriman Nobertha Shinta

BERNASNEWS.COM – Daya tarik wisata di Kabupaten Bantul, DIY tak akan pernah habis untuk digali. Bahkan akan hadir destinasi wisata baru di Bantul, tepatnya di Gunung Cilik, Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, dengan hamparan hijau pepohonan serta gugusan bukit dan pemandangan yang menyegarkan mata.

Nobertha Shinta, PR Litto Resort & Recreational Resto, mengatakan, kawasan wisata alam dengan ketinggian 380 mdpl ini diberi nama Litto, akronim dari Little Tokyo. Restoran dan resort bergaya Jepang ini dibangun di atas lahan seluas 1,5 hektar yang akan menambah kekayaan destinasi wisata alam di Bantul. Litto dikelilingi berbagai macam destinasi wisata seperti Puncak Becici, Hutan Pinus, Kebun Buah Mangunan dan desa wisata kerajinan bambu dengan pemandangan Gunung Sumbing, Gunung Merapi, serta batas cakrawala dari Pantai Samas.

Pemandangan Litto Resort & Recreational Resto di Gunung Cilik, Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, DIY. Foto: kiriman Nobertha Shinta

“Sensasi dingin berkabut di pagi hari dan pemandangan matahari terbenam pada sore hari akan menambah daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Litto. Kawasan wisata terintegrasi Litto selain dilengkapi dengan restoran indoor dan outdoor, juga akan ditambah dengan fasilitas akomodasi untuk menginap sebanyak 18 kamar, 10 bungalow serta kolam renang air hangat pertama di Yogyakarta,” kata Nobertha Shinta dalam rilis yang dikirim kepada Bernasnews.com, Jumat (10/9/2021).

Sebagai bentuk tanggungjawab sosial perusahaan, Litto memberdayakan masyarakat Desa Muntuk, Dlingo, dari mulai proses pembangunan sampai dengan tim operasional. Ke depan secara bertahap, Litto akan menambah sejumlah atraksi wisata bekerja sama dengan BUMD dan stakeholder terkait.

Pemandangan Litto Resort & Recreational Resto di Gunung Cilik, Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, DIY. Foto: kiriman Nobertha Shinta

Litto juga mendukung pengrajin, seniman dan komunitas lokal untuk dapat terus berekspresi serta berkarya walaupun di masa pandemi. “Hadirnya Litto sebagai destinasi wisata, diharapkan bisa memberi dampak positif bagi Kabupaten Bantul dan kebaikan bagi warga sekitar Gunung Cilik, Desa Muntuk, Dlingo serta memberi kesejahteraan yang berkelanjutan bagi orang banyak,” kata Bertha-sapaan akrab Nobertha Shinta.

Menurut Bertha, dalam pembangunannya, selain menitikberatkan aspek sosial dan ekonomi, kelestarian lingkungan juga mendapat perhatian sekaligus menjadi prioritas. Litto berkomitmen untuk menjalankan operasional perusahaan dengan meminimalkan dampak negatif bagi lingkungan.

Litto Resort & Recreational Resto di Gunung Cilik, Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, DIY. Foto: kiriman Nobertha Shinta

Selain itu, Litto juga mengembangkan konsep pembangunan ramah lingkungan (green construction) yang meliputi beberapa aspek, yaitu tepat guna lahan (70 persen dari lahan adalah area terbuka hijau), efisiensi & konservasi energi serta kesehatan & kenyamanan di kawasan.

Saat ini kawasan Litto masih dalam tahap penyelesaian pembangunan. Rencananya pada tahap awal, Asakusa Restoran dan kolam renang Litto Onsen akan dibuka untuk umum di kuartal akhir 2021. Litto dapat ditempuh 15 menit dari area Bukit Bintang dan 40 menit dari pusat kota Yogyakarta. (*/lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here