Home Ekonomi Lima Faktor Penting Memengaruhi Keberhasilan UKM di Sleman

Lima Faktor Penting Memengaruhi Keberhasilan UKM di Sleman

484
0
Ketua Program Studi Informatika Program Magister FTI UII Izzati Muhimmah ST MSc PhD. Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

BERNASNEWS.COM – Lima faktor penting sangat memengaruhi keberhasilan UKM (Usaha Kecil dan Menengah) di Kabupaten Sleman. Kelima faktor tersebut adalah pelanggan, produk, sumber daya manusia, jaringan dan pengaruh eksternal.

“Kelima faktor ini dinilai lebih penting dalam memengaruhi keberhasilan UKM di Kabupaten Sleman dibandingkan enam faktor lain yakni karakteristik UKM, keuangan, pasar, pesaing, teknologi dan kebijakan pemerintah,” kata Rudi Muslim, Mahasiswa Konsentrasi Sistem Informasi Enterprise (SIE), Program Studi Informatika Program Magister Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) dalam jumpa pers secara daring melalui meeting zoom, Jumat (18/12/2020).

Hal itu merupakan hasil penelitian tentang Analisis Pola Faktor-Faktor yang Memengaruhi Keberhasilan UKM di Kabupaten Sleman Menggunakan Formal Concept Analysis yang dilakukan terhadap 14 UKM sebagai responden di Kabupaten Sleman, pada Januari-April 2020.

Ahmad MRaf’ie Pratama ST MIT PhD, Sekretaris Jurusan Teknik Informatika FTI UII. Foto : Philipus Jehamun/Bernasnws.com

Rudi Muslim yang didampingi Izzati Muhimmah ST MSc PhD, Ketua Program Studi Informatika Program Magister FTI UII dan Ahmad MRaf’ie Pratama ST MIT PhD, Sekretaris Jurusan Teknik Informatika FTI UII yang juga Dosen Pembimbing 1, mengatakan, UKM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah di Indonesia, tak terkecuali di Kabupaten Sleman.

Penelitian yang ia lakukan bertujuan untuk mengetahui pola faktor-faktor yang memiliki pengaruh lebih penting dan tidak begitu penting terhadap keberhasilan UKM di Kabupaten Sleman dengan menggunakan formal concept analysis (FCA).

Dari hasil analisis ditemukan lima faktor yang lebih penting memengaruhi keberhasilan UKM di Kabupaten Sleman seperti tersebut di atas. Pelanggan sangat menentukan faktor pelayanan yang baik, mutu produk, keunikan produk, harga produk yang murah atau terjangkau dan sebagainya. Selain itu, sumber daya manusia pegelola serta jaringan pemasaran dan pengaruh eksternal lainnya.

Dikatakan, 11 faktor yang terdiri dari 36 sub faktor yang memengaruhi keberhasilan UKM dipilih berdasarkan hasil studi literatur untuk diujikan pada 14 UKM di berbagai sektor usaha yang berbeda sehingga menghasilkan 95 nilai atribut setelah melalui tahap penskalaan atribut.

Dari hasil studi literatur didapatkan 11 faktor yang memengaruhi keberhasilan UKM untuk dilakukan analisis lanjutan dalam penelitian ini dengan menggunakan FCA dan iceberg concept lattices sebagai filter hasil concept lattices.

Analisis yang dilakukan berdasarkan pada data primer dari 14 UKM dari 7 sektor usaha berbeda di Kabupaten Sleman dengan bantuan perangkat lunak pendukung concept explorer. Hasil analisis menunjukan ada 7 intent yang didapat dari iceberg concept lattices dengan minimal support 64 persen dinilai lebih penting memengaruhi keberhasilan UKM di Kabupaten Sleman. Sedangkan intent yang tidak termasuk dalam hasil iceberg concept lattices dinilai tidak begitu penting memengaruhi keberhasilan UKM di Kabupaten Sleman.

“Berdasarkan hasil analisis data UKM menggunakan FCA, ditemukan ada 5 faktor yang lebih penting memengaruhi keberhasilan UKM di Kabupaten Sleman yaitu pelanggan, produk, sumber daya manusia, jaringan dan pengaruh eksternal. Sedangkan 6 faktor lainnya dinilai tidak begitu penting memengaruhi keberhasilan UKM di Kabupaten Sleman, yaitu karakteristik UKM, keuangan, pasar, pesaing, teknologi dan kebijakan pemerintah,” kata Rudi Muslim.

Karena itu, Rudi Muslim menyampaikan beberapa masukan atau saran. Pertama, dengan hasil penelitian ini, pelaku usaha mikro dapat mengambil pelajaran mengenai faktor apa saja yang lebih penting dan tidak begitu penting dalam memengaruhi keberhasilan UKM, supaya bisnis yang dijalankan berhasil meningkatkan daya saing dan berkembang menjadi UKM.

Selain itu, bagi para pelaku UKM hasil penelitian ini dapat bermanfaat dalam rangka mempertahankan keberlangsungan bisnis, tentu tanpa begitu saja mengabaikan faktor-faktor lain yang dianggap tidak begitu penting.

“Kata kuncinya adalah pada pemilihan prioritas, faktor yang lebih penting harus didahulukan sebelum memperhatikan faktor-faktor lain yang tidak begitu penting. Betapa pun, ke-11 faktor ini telah terbukti memiliki peran penting dalam keberhasilan UKM berdasarkan hasil studi literatur,” kata Rudi Muslim. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here