Home Seni Budaya Lestarikan Budaya: Angkasa Pura I Gelar Peragaan dan Edukasi Batik di Bandara

Lestarikan Budaya: Angkasa Pura I Gelar Peragaan dan Edukasi Batik di Bandara

484
0
Peragaan busana batik oleh Angkasa Pura I Yogyakarta bekerja sama dengan PPHI DIY. di Bandara Internasional Adisucipto, Yogyakarta. (Foto: Dok. AP I)

BERNASNEWS.COM — PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta berkolaborasi dengan Perhimpunan Pariwisata Halal Indonesia (PPHI) DIY, Jumat (11/10/2019), menyelenggarakan “Fashion dan Talk Show: Batik Milenial Jogja untuk Dunia”, di area lobby Terminal A Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta.

Selain sebagai bentuk penghargaan terhadap warisan budaya, acara ini diselenggarakan dengan tujuan mendukung potensi wisata budaya di Yogyakarta yang telah dikenal dunia. Tujuan ini selaras dengan komitmen PT Angkasa Pura I (Persero) dalam sinergi BUMN untuk mendongkrak potensi pariwisata di wilayah Joglosemar, terlebih lagi bandara merupakan salah satu pintu masuk datangnya wisatawan ke suatu wilayah.

“Hal ini merupakan komitmen kami dalam memberikan pelayanan dan kenyamanan kepada pengguna jasa bandara, sekaligus sebagai upaya mendukung potensi seni budaya dan pariwisata di Yogyakarta. Dengan harapan setiap pengunjung dapat semakin mengenali dan tidak melupakan salah satu identitas budaya bangsa yang menjadi ciri khas kota Yogyakarta yaitu Batik. Selain itu juga kami ingin memberikan semangat bagi kita semua untuk terus dapat berkarya maupun berinovasi untuk menyumbangkan kontribusi kita pada pelestarian budaya bangsa, khususnya di Yogyakarta,” papar General Manager Bandara Internasional Yogyakarta, Agus Pandu Purnama.

Sementara Erwan Widyarto selaku Koordinator Panitia PPHI DIY, menjelaskan, bahwa Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta merupakan gerbang utama masuknya wisatawan ke Yogyakarta melalui transportasi udara. Baik itu wisatawan domestik maupun mancanegara. Karena itulah bandara menjadi pilihan lokasi yang tepat untuk mengenalkan pesona batik di era modern seperti sekarang ini.

“Dengan begitu kita dapat turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian warisan budaya yang sudah dikenal dunia. Pagelaran batik milenial Jogja untuk dunia di Bandara Internasional Adisutjipto, tidak hanya memamerkan karya anak bangsa melalui rancangan Yunet Exclusive Batik tetapi juga edukasi kepada seluruh pengunjung dengan peragaan cara membatik,” jelas Erwan.

Ada yang tak kalah menarik perhatian dari serangkaian acara di Bandara Internasional Adisutjipto kali ini, yaitu hadirnya peraga busana yang memperagakan 28 rancangan busana milik Yunet Wahyuningsih di area ruang tunggu terminal, yang sekaligus peraga juga menyapa secara langsung para penumpang yang tengah menunggu panggilan untuk boarding.

“Tujuan utama penyelenggaraan event ini tentunya adalah customer experience, dengan dikemas lebih berbeda dari biasanya. Dengan begitu seluruh pengguna jasa bandara dapat merasakan eforia yang sama dalam nuansa hari batik,” imbuh Pandu. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here