Home Seni Budaya Lembaga Kebudayaan Embun Kalimasada Merilis Laporan Tahunan

Lembaga Kebudayaan Embun Kalimasada Merilis Laporan Tahunan

369
0
Kampus Terpadu UII Jalan Kaliurang. Foto : kumparan.com

BERNASNEWS.COM – Lembaga Kebudayaan Embun Kalimasada YBW UII merilis laporan tahunan Islam Indonesia 2021. Kali ini, laporan tahunan secara spesifik membahas tentang respon masyarakat Indonesia dalam menghadapi pandemi.

“Laporan tahunan kali ini menjadi berbeda dari laporan-laporan lainnya karena laporan ini khusus membahas pandemi dari perspektif Islam Indonesia,”kata Madza Min Fadhli Robby, Direktur Eksekutif Lembaga Kebudayaan Embun Kalimasada YBW UII kepada wartawan, Kamis (7/1/2021).

Penerbitan laporan tahunan ini disertai diskusi secara virtual melalui plaform zoom dan livestreaming di chanel youtube pada 7 Januari 2021 mulai pukul 09.00 hingga 12.30 WIB.

Menurut Madza, beberapa akademisi ternama tampil sebagai narasumber antaralain Rektor UII Prof. Fathul WahidPhD, Rektor UNU Prof Dr Purwo Santoso serta dosen-dosen dari universitas negeri dan swasta di sekitar DIY dan Jawa, yang turut berpartisipasi dalam penulisan laporan tahunan.

Selain itu, dua penulis asal Turki juga turut menyumbangkan artikel tentang respon institusi keagamaan Islam terhadap pandemi dalam serial laporan tahunan kali ini.

Dikatakan, Rektor UII tampil sebagai pembicara kunci beserta Rektor UNU Prof.Dr Purwo Santoso, sementara Dekan FK UII dr Linda Rosita MSc Sp.PK dan Dosen FBE UII MB Hendrie Anto SE MS menjadi pembicara panel.

Diskusi secara spesifik membahas evaluasi kebijakan pemerintah terhadap pandemi dari sudut pandang sosial-politik, kedokteran dan ekonomi. Dalam aspek sosial-politik, Prof Dr Purwo Santoso membicarakan upaya reformasi dan perubahan tatakelola policy-making yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo di tengah pandemi.

Sementara dalam aspek kedokteran dr Linda Rosita membahas tentang kebijakan vaksinasi CovID-19 serta isu kehalalan dan keamanan vaksin Covid-19. Dan dalam aspek ekonomi, MB Hendrie Anto memberikan paparan mengenai gagasan rekonstruksi ekonomi pascapandemi, dengan menekankan tiga hal, yakni (1) optimasi potensi keuangan syariah; (2) pengembangan industri halal; (3) reformasi tata nilai dan norma pembangunan ekonomi. (lip)



LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here