Home News Lawan Covid-19 dengan Giat Melakukan Testing dan Tracing

Lawan Covid-19 dengan Giat Melakukan Testing dan Tracing

110
0
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, SIP bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo, MSi saat melakukan peninjauan di Kabupaten Sleman yang diterima langsung oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, Minggu (8/8/2021). Foto: Dok Bernasnews.com

BERNASNEWS.COM – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kulon Progo, DIY masih berada di atas angka 200 per hari sehingga masih berada dalam status level 4. Karena itu perlu giat melakukan tracing dan testing untuk mengurangi kasus positif dan menekan penyebaran virus coron di KulonProgo.

“Tugas kita adalah harus banyak melaksanakan tracing kontak erat,” kata Marsekal Hadi Tjahjanto saat bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin meninjau program vaksinasi di Taman Budaya Kulonprogo, Kabupaten Kulonprogo, Sabtu (21/8/2021) siang.

Dikatakan bahwa sampai saat ini tiap satu kasus terkonfirmasi positif, rata-rata tracing yang dilakukan sebanyak 2-3 orang. Karena itu proses tracing bisa ditingkatkan hinggamencapai 6-8 orang untuk tiap kasus terkonfirmasi positif.

Panglima TNI yang dikutip Bernasnews.com dari Humas Pemda DIY pun mendorong pasien isoman agar segera dipindahkan ke fasilitas isoter. Sebab kondisi kesehatan pasien Covid-19 yang dirawat di isoter akan lebih terpantau dan ketersediaan obat yang diperlukan juga terjamin.

Karena itu, Hadi berharap TNI, Polri, Pemda dan Puskesmas bisa bekerjasama menghimbau masyarakat agar bersedi dipindahkan ke fasilitas isoter. Dengan melaksanakan langkah-langkah tersebut, status darurat Kabupaten Kulonprogo diharapkan segera turun ke level 3, bahkan level 1.

Sementara Menkes Budi Gunadi mengatakan tren kasus Covid-19 di DIY sudah menurun. Meski demikian keberadaan virus tersebut kemungkinan masih lama hidup di lingkungan sekitar. Senada dengan Panglima TNI, Menkes Budi menekankan pentingnya testing dan tracing guna mengurangi laju penyebaran virus Covid-19. “Kalau ada yang sakit maka keluarganya segera dilaporkan ke Puskesmas. Hal itu bagian dari tracing atau pelacakan, supaya bisa dites,” kata Menkes.

Menurut Budi Gunadi, 95 persen pasien akan sembuh bila tertangani dengan lebih cepat. Banyak yang meninggal dunia karena takut untuk mengikuti tes, sehingga terlambat memperoleh penanganan dan akhirnya tidak tertolong. “Kalau ada yang kena, jangan takut di tes dan dilacak,” kata Menkes.

Kapolri Listyo Sigit meminta masyarakat agar terus mematuhi protokol kesehatan. Saat ini telah diberikan pelonggaran untuk beberapa aktivitas masyarakat dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari. Listyo menyebutkan bahwa ada potensi peningkatan kasus dengan adanya pelonggaran tersebut.

“Ada potensi bahwa penularan Covid juga akan meningkat. Karena itu, di tengah situasi pelonggaran yang ada, masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan kuat,” katanya. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here