Home News Dra Hj Kustini SP-Danang Maharsa SE, Pribadi Entengan dan Merakyat

Dra Hj Kustini SP-Danang Maharsa SE, Pribadi Entengan dan Merakyat

51018
0
Calon Bupati Dra Hj Kustini SP dan Calon Wakil Bupati Danang Maharsa SE. Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM – Di mata masyarakat, Dra Hj Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa SE adalah figur yang entengan dan sangat merakyat. Dan hal ini bukan sikap yang dibuat-buat atau hanya dilakukan saat ini saja, tapi merupakan pembawaan mereka sejak dulu. Bahkan ini merupakan karakter dan sifat dasar mereka sejak kecil.

Hal ini diakui sejumlah tokoh masyarakat yang mengenal dekat Dra Hj Kustini dan Danang Maharsa SE sejak puluhan tahun lalu.

“Saya kenal Bu Kustini Sri Purnomo sejak puluhan tahun. Dan kenal semakin dekat ketika suaminya, Drs H Sri Purnomo MSi menjadi Wakil Bupati Sleman dan Bupati Sleman selama dua periode hingga sekarang. Bu Kustini orangnya entengan, mudah bergaul, dekat dengan siapa pun,” kata Haji Suyanto, anggota Kelompok Masyarakat (Pokmas) Tani Dusun Cupuwatu, Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman kepada Bernasnews.com, Kamis (3/12/2020).

Haji Suyanto. Foto : Dok pribadi

Menurut Haji Suyanto, sikap entengan yang ditunjukkan Bu Kustini ketika ada masyarakat yang punya hajatan pasti ia menyempatkan diri untuk hadir/datang, kecuali kalau ada acara bersamaan yang benar-benar tak bisa ditinggalkan.

“Dan itu tidak pandang bulu, siapa pun yang undang pasti beliau hadir kalau pas gak ada acara atau kegiatan lain yang benar-benar tak bisa ditinggalkan,” kata Haji Suyanto.

Haji Suyanto juga menilai kemampuan Hj Kustini dalam memimpin juga bagus. “Yang saya tahu sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sleman kepemimpinan Bu Kustini sangat bagus. Ia mampu menggerakkan warga di dusun-dusun dan sangat erat dengan ibu-ibu,” kata Haji Suyanto.

Karena itu, ketika nanti dipercaya rakyat menjadi pemimpin, maka jadilah pemimpin yang amanah, tanpa pamrih, selalu dekat dengan rakyat tanpa pandang bulu. “Harus tetap seperti pembawaan sekarang, entengan dan merakyat,” harap Haji Suyanto.

Nasaria Tjahjantini S.Pd. Foto : Istimewa

Hal yang sama diakui Nasaria Tjahjantini S.Pd, anggota Tim Penggerak PKK. Menurut Nasaria Tjahjantini, ia mengenal Bu Kustini ketika aktif di PKK Kecamatan Kalasan sampai ke PKK Kabupaten Sleman.

“Beliau orangnya polos, tulus dan jujur .Ketika berbicara lembut tapi tegas dan kelihatan ngayomi teman kerja dan rakyatnya. Ketika harus memutuskan sesuatu juga dengan bijak,” kata Nasaria Tjahjantini yang akrab disapa Bu Agus ini.

Menuru Bu Agus, yang juga paling mengesan dari penampilan Bus Kustini adalah sangat sederhana dan merakyat. Hj Kustini juga sangat nasionalis. “Yang saya rasakan sangat nasionalis. Terbukti terhadap kami yang non muslim beliau bisa menerima dan bersahabat dengan akrab seperti tidak ada jarak,” kata Bu Agus.

Bu Agus pun berharap, ketika suatu saat dipercaya memimpin akan lebih merakyat, tetap sederhana ,tetap bersahabat dan betul-betul memperhatikan Sleman. “Betul-betul toleransi di Sleman terlaksana dari dusun sampai ke posisi jabatan di ASN Kabupaten. Ketika seseorang punya kompetensi yang tinggi, tidak membedakan, maka harus mendapat kesempatan,” kata Bu Agus.

Bu Agus juga berharap Dra Hj Kustini harus berani pasang badan untuk minoritas ketika ada masalah. “Seperti yang beliau janjikan menciptakan rumah bersama di Sleman,” kata Bu Agus.

Senang Alumni jadi “Orang”

Sementara Kepala SMA BOPKRI I (Bosa) Yogyakarta Drs Andar Rujito MH mengaku senang ketika para alumni, apapun profesinya, bisa menjadi orang yang memiliki nilai kebermanfaatan bagi masyarakat, bangsa dan negara.

Kepala SMA BOPKRI I Yogyakarta Drs Andar Rujito MH. Foto : Istimewa

“Kalau ada yang menjabat di struktural pemerintahan tentu kita harapkan tetap memegang teguh sumpah yang diucapkan ketika pelantikan. Kalau ada yang mencalonkan ingin menjadi pemimpin masyarakat atau kepala daerah tentu kita doakan semoga berhasil dan amanah. Komitmen SMA Bosa adalah selalu ingin menyiapkan calon-calon pemimpin kehidupan,” kata Andar Rujito ketika dihubungi Bernasnews.com belum lama ini.

Dari catatan Bernasnews.com, Danang Maharsa SE merupakan alumni SMA BOPKRI I Yogyakarta. Sederetan alumni SMA BOPKI I Yogyakarta yang menjadi pemimpin atau pejabat tinggi negara antara lain Menteri Kesehatan (Menkes) RI saat ini Letnan Jenderal/Letjen (Purn) TNI Dr dr Terawan Agus Putranto Sp.Rad, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo SH, mantan Mendagri/mantan Gubernur Jawa Tengah Mayjen (Purn) TNI Mardiyanto dan sebagainya.

Sementara Semiono, mantan Lurah Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman menggambarkan pribadi Dra Hj Kustini Sri Purnomodengan dengan dua kata : jujur dan integritas.

“Maaf singkat saja ya, jujur dan integritas,” jawab Semiono singkat saat ditanya Bernasnews.com apa yang Anda kenal dari pribadi Dra Hj Kustini Sri Purnomo.

Hendricus Mulyono alias Mbah Mul. Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Hendricus Mulyono yang akrab disapa Mbah Mul, salah satu tokoh Katolik DIY, mengaku sudah kenal lama dengan Dra Hj Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa. Keduanya punya sifat dan kepribadian yang sama : entengan dan merakyat.

“Mereka itu pasangan pemimpin yang ideal. Sama-sama punya sifat entengan dan merakyat. Pemimpin seperti itu yang sangat dibutuhkan masyarakat di tengah kesulitan dan masalah akibat pandemi virus Corona. Karena entengan dan dekat dengan rakyat maka mereka akan mudah tahu masalah yang dihadapi masyarakat dan segera mencari solusinya,” kata Mbah Mul kepada Bernasnews.com, Selasa (1/12/2020).

Sebagai perempuan, Dra Hj Kustini Sri Purnomo akan dengan mudah memberdayakan kaum perempuan untuk menggerakkan ekonomi, baik melalui organisasi PKK maupun organisasi Dekranasda Kabupaten Sleman yang dipimpinnya selama ini.

“Selama ini Bu Kustini sangat cekatan, sigap dan responsif terhadap berbagai persoalan masyarakat. Melalui PKK dan Dekranasda yang dipimpinnya selama ini, Bu Kustni telah banyak menggerakkan dan memberdayakan perempuan untuk membantu memajukan ekonomi Sleman,” kata Mbah Mul yang mengaku mengenal Dra Hj Kutini Sri Purnomo sejak puluhan tahun lalu.

Sementara Danang Maharsa SE juga punya sifat dan kepribadian yang sama dengan Hj Kustini, yakni entengan dan dekat dengan siapa pun.

“Saya kenal mas Danang Maharsa sejak masih kecil. Karena bapaknya mas Danang, Pak Kabul Muji Basuki (Lurah Desa Tridadi), adalah teman saya. Mas Danang Maharsa seperti bapaknya, entengan dan merakyat. Karena entengan dan kedekatan dengan rakyat itulah maka mas Danang Maharsa bisa terpilih 2 periode jadi Anggota DPRD Sleman dari PDI Perjuangan,” kata Mbah Mul. (lip)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here