Monday, June 27, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeEkonomiKunci Investasi yang Aman, Kepala OJK DIY: Legal dan Logis

Kunci Investasi yang Aman, Kepala OJK DIY: Legal dan Logis

bernasnews.com – Kepala OJK (Otoritas Jasa Keuangan) DIY Parjiman mengatakan ada dua kata kunci dalam memilih investasi yang aman, yakni legal dan logis.

Legal, menurut Kepala OJK DIY, adalah investasi itu memiliki izin dari pemerintah, dalam hal ini OJK. Namun, tidak cukup dengan hanya punya izin atau legal tapi juga harus logis. Artnya, apakah keuntungan yang didapat masuk akal atau tidak.

“Jangan hanya tergiur dengan iming-iming keuntungan yang besar, tapi sistem bisnisnya masuk akal atau tidak. Kalau pun masuk akal, apakah investasi itu legal atau punya izin penyelenggaraan dari pemerintah atau tidak,” kata Kepala OJK DIY Parjiman kepada bernasnews.com usai konferensi pers tentang Cryptocurrency, Robot Trading dan Crazy Rich di Indonesia di Kantor OJK DIY, Rabu 22 Juni 2022.

Dalam konferensi pers, Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappepti) Tirta Karma Senjaya mengatakan, investasi legal atau yang memiliki izin pun tidak sepenuhnya aman. Karena kadang ada oknum pengelola yang melakukan penipuan demi keuntungan pribadi.

Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappepti) Tirta Karma Senjaya (tengah) saat memberi penjelasan kepada wartawan dalam konferensi pers di Kantor OJK DIY, Rabu 22 Juni 2022. Foto: Philipus Jehamun/bernasnews.com

Menurut Tirta Karma Senjaya, untuk mencegah adanya korban investasi ilegal pihaknya terus melakukan literasi kepada masyarakat tentang investasi legal itu seperti apa dan yang legal seperti apa. Karena itu, ia berharap masyarakat lebih aware (menyadari) investasi legal atau tidak.

Dikatakan, pihaknya akan terus melakukan perbaikan terhadap investasi legal, kemudahannya seperti apa, agar masyarakat lebih aman dan nyaman dalam mengkuti investasi tersebut.

“Intinya kalau yang ilegal itu tidak punya izin dari OJK atau Bappepti,” katanya.

Sementara Kepala OJK DIY Parjiman mengatakan, selain melihat apakah suatu investasi memiliki izin dan kalkulasi keuntungan yang logis, juga melihat resiko dari investasi tersebut. Karena itu, perlu pahami sistem bisnisnya, resiko yang ditimbulkan, keuntungan yang diperoleh logis atau tidak serta apakah bisnis/investasi itu legal atau tidak.

“Jangan semata-mata tergiur dengan iming-iming kuntungan besar tanpa memperhatikan aspek legalitas dan logisnya. Sebab bisnis/investasi dengan keuntungan besar juga beresiko besar,” kata Parjiman. (phj)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments