Home News Kualitas Durian Lokal Tak Kalah dengan Durian Impor

Kualitas Durian Lokal Tak Kalah dengan Durian Impor

518
0
Buah durian milik Suparmin laris dibeli konsumen/pelanggan di rumahnya tepi jalan dekat Lapangan Kecamatan Candimulyo, Rabu (29/1/2020). Foto : Philipus Jehamun/ Bernasnews.com

BERNASNEWS.COM – Selama ini kebanyakan orang Indonesia mengagung-agungkan buah durian impor ketimbang durian lokal. Padahal kenyataannya, kualitas buah durian lokal maupun buah-buah lokal lainnya, jauh lebih bagus ketimbang buah impor.

Hal ini bisa dibuktikan dengan menikmati buah durian hasil panenan petani di Desa Candimulyo, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang. Buah durian lokal tersebut sangat manis, dagingnya tebal dan harganya pun relatif murah.

“Saya jamin semua durian hasil panenan saya manis-manis dan dagingnya tebal-tebal. Kalau tidak manis dan tidak tebal, uang dikembalikan,” kata Suparmin, salah seorang petani durian yang ditemui Bernasnews.com beberapa kali di Desa Candimulyo, Kecamatan Depok, Kabupaten Magelang.

Suparmin (kanan) saat melayani pembeli durian di rumahnya, di tepi jalan dekat Lapangan Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, Rabu (29/1/2020). Foto : Philipus Jehamun/ Bernasnews.com

Ya rasa durian hasil panenan Suparmin maupun para petani Candimulyo lainnya memang sangat manis dan dagingnya tebal. Warnga daging durian pun bermacam-macam, ada yang berwarna kuning dan ada yang berwarna putih. Dan umumnya, daging durian yang berwarna kuning pasti manis.

Untuk menjaga kepercayaan, Suparmin memberi kesempatan kepada konsumen/pelanggan untuk membuka buah durian di tempat. Bila tidak sesuai dengan yang dikatakan, bisa langsung diganti dengan durian lainnya tanpa harus menambah uang yang sudah dibayar.

Setiap hari Suparmin menjual puluhan bahkan ratusan buah durian dengan harga mulai dari Rp 25.000 hingga Rp 120.000 per buah sesuai ukuran besar-kecil buah durian. Dan dari pengalaman Bernasnews.com, semua durian yang dijual Suparmin terasa manis dan dagingnya tebal-tebal.

Daging buah durian hasil panenan petani Candimulyo, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, sangat tebal dna terasa manis dengan harga relatif murah mulai dari Rp 25.000 per buah, Rabu (29/1/2020). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Seperti diberitakan Bernasnews.com, belakangan ini Desa Candimulyo, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang ramai didatangi orang dari berbagai wilayah. Mereka mendatangi desa yang berada di sebelah Timur Muntilan itu untuk menikmati buah durian hasil panenan warga setempat.

Dengan rasa yang manis dan harga yang relatif murah, buah durian hasil panenan dari pohon durian milik warga setempat itu ‘diserbu” masyarakat dari berbagai tempat. Suasana Desa Candimulyo yang menjadi sentra durian di Kabupaten Magelang belakangan ini pun sangat ramai. Kendaraan bermotor, baik mobil maupun sepeda motor, berseliweran dan hilir mudik di desa yang rindang dengan aneka pepohonan untuk ‘berburu’ buah durian.

Dari pengamatan Bernasnews.com, Sabtu (18/1/2020), di sepanjang jalan wilayah Candimulyo dipenuhi penjual durian. Kendaraan bermotor, terutama mobil, milik para pembeli berjejer di tepi jalan. Para penumpang membeli buah durian yang dijual warga di kios-kios darurat di tepi jalan.

Suparmin, salah seorang petani durian, saat melayani pembeli di rumahnya di tepi jalan dekat Lapangan Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang, Rabu (29/1/2020). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Menurut Krismunanto, warga Dusun Karang, Desa Candimulyo, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang yang ditemui Bernasnews.com di kediamannya di sisi timur Lapangan Kecamatan Candimulyo, saat ini memang musim panen durian di desa tersebut. Karena rasa durian Candimulyo begitu manis dan dagingnya tebal dengan harga yang relatif murah maka banyak orang berdatangan ke desa tersebut hanya untuk membeli durian.

Krismunanto bekerja sama dengan tetangganya, Suparmin, yang rumahnya persis di tepi jalan di persimpangan Tugu Durian dekat Lapangan Kecamatan Candimulyo menjual buah durian dengan harga mulai dari Rp 25.000 per buah. Rasa buah durian yang dijual Krismunanto dan Suparmin sangat manis. “Ini sangat manis. Gak rugi beli di sini,” komentar Agung, salah satu pembeli durian milik Suparmin.

“Kalau manis saya bilang manis, kalau gak manis saya juga bilang tidak manis. Jadi, pembeli tidak akan kecewa. Bahkan kalau dibuka dan ternyata tidak bagus bisa diganti dengan buah durian yang lain,” kata Suparmin tentang kiat melayani konsumen agar tidak kecewa. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here