Home News Kondisi Jogja Membaik, Jalan Malioboro dan Sejumlah Ruas Jalan Kembali Macet

Kondisi Jogja Membaik, Jalan Malioboro dan Sejumlah Ruas Jalan Kembali Macet

130
0
Halaman parkir sebuah hotel di Ring Road Utara Maguwoharjo,Depok, Sleman, dipenuhi mobil tamu pada Minggu, 10 Oktober 2021 pagi. Foto: Philipus Jehamun

BERNASNEWS.COM – Dalam beberapa minggu terakhir kondisi pariwisata dan roda ekonomi di Jogja mulai membaik. Hal ini terlihat dari padatnya pengunjung di obyek-obyek wisata dan pusat oleh-oleh. Sementara halaman parkir hotel dipenuhi mobil milik tamu hotel, terutama pada hari Sabtu dan Minggu maupun hari-hari libur lainnya.

Sementara Jalan Malioboro yang merupakan pusat bisnis dan ikon pariwisata DIY kembali dipadati pengunjung. Dari hasil pengamatan Bernasnews.com pada Sabtu (9/10/2021) sore hingga malam, Jalan Malioboro macet dan padat merayap dilalui kendaraan pengunjung. Sementara di sisi barat dan timur Jalan Malioboro dipadati pengunjung baik yang sekadar lewat, duduk-duduk nongkrong maupun yang berbelanja.

“Luar biasa Malioboro sudah mulai normal. Pengunjung atau wisatawan mulai padat. Sedangkan pusat oleh-oleh juga dipenuhi pembeli,” komentar Lies Ratnawati, warga Jogja, saat melintasi Malioboro menuju Hotel Ibis barat Malioboro, Sabtu (9/10/2021).

Halaman parkir sebuah hotel di Ring Road Utara Maguwoharjo,Depok, Sleman, dipenuhi mobil tamu pada Minggu, 10 Oktober 2021 pagi. Foto: Philipus Jehamun

Dari pengamatan Bernasnews.com, setiap Sabtu malam jalan-jalan utama di Jogja dalam beberapa minggu terakhir mulai padat dan macet. Hotel-hotel pun terisi tamu-tamu atau wisatawan. Halaman parkir hotel dipenuhi mobil para tamu.

Sementara Sanjaya Kuss Indarto, salah seorang seniman Jogja, dalam akun Facebooknya menulis bahwa setidaknya dalam 5 pekan terakhir situasi di DIY sudah mulai bergerak, terutama tampak di jejalanan. Menurut Kuss Indarto, masyarakat seperti euforia, merayakan “kebebasan” setelah dibelenggu oleh pandemi selama sekitar 1,5 tahun.

Ia menyebut barikade besi yang menutup Jalan Margo Utomo (dulu Jalan Mangkubumi, red), sebuah jalan di selatan Tugu Jogja sudah dibuka 2 pekan terakhir. Semua kendaraan bebas lewat dan bablas menuju Malioboro.

“Sabtu dan Minggu kemarin suasana Yogyakarta sudah seperti masa sebelum pandemi. Destinasi wisata atau tempat-tempat makan dan nongki-nongki sudah didatangi para pengunjung dalam dan luar kota. Bahkan tampak mengantre di beberapa tempat. Suasana mencekam tak ada lagi. Raungan sirine ambulans tiada lagi gegap mengisi celah suara di antara kebisingan kota,” tulis Kuss Indarto dikutip Bernasnews.com di akun Facebook Sanjaya Kuss Indarto yang diunggah pada Senin, 11 Oktober 2021.

Menurut Kuss Indarto, portal permanen dan dadakan di depan gang kampung-kampung sudah tidak nampak lagi. Ia pun bertanya apakah pandemi betul-betul berakhir? yang dijawabnya sendiri tidak tahu. Kondisi ini, menurut Kuss Indarto, justru mengkhawatirkan kalau kita sembrono dan gegabah.

“Dengar-dengar ruang IGD sebuah rumah sakit besar di Yogya mulai didatangi pasien yang terdampak covid (lagi). Tidak atau belum banyak, tapi (masih) ada. Kita boleh “merayakan” secuil kebebasan setelah dikungkung di dalam rumah oleh pandemi. Tapi tetap tak bisa sewenang-wenang pada diri sendiri dan orang-orang terdekat. Tetaplah waspada. Sak madya wae. Secukupnya saja, untuk semua hal,” pesan Kuss Indarto. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here