Home News Komunitas Gowes Se-DIY Gelar Kegiatan “Gowes Humanity”

Komunitas Gowes Se-DIY Gelar Kegiatan “Gowes Humanity”

165
0
Sekitar 40an komunitas Goweser se-DIY menggelar kegiatan Goweser Humanity Bike, Minggu (4/10/2020). Foto: Istimewa.

BERNASNEWS.COM — Komunitas Goweser se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar kegiatan Goweser Humanity Bike, Minggu (4/10/2020), peduli terhadap kondisi masyarakat Yogyakarta yang secara ekonomi terdampak Covid-19. Kegiatan diikuti sekitar 40an komunitas Gowes, kegiatan “Gowes Berbagi” ribuan paket sembako ini digelar di Kota di Yogyakarta/ seluruh Kabupaten di DIY.

Salah satu Komunitas Goweser menyerahkan bantuan di titik Drop Zone. (Foto: Istimewa)

Kung Endy salah seorang Goweser menjelaskan, kita harus turut prihatin, masih banyak disekitar kita yang hidupnya perlu dibantu, ada yang kurang mampu, lansia ataupun anak yatim. “Melalui kegiatan gowes berbagi ini kita berharap dapat membantu masyarakat dengan bantuan pangan atau sembako,” tegas Kung Endy.

Di kabupaten Sleman titik Drop Zone dibuka di Lapangan Denggung dan Stadion Maguwoharjo; di Kota Jogja dibuka di Stadion Mandala Krida; di Bantul dibuka di Pasar Gabusan dan Rest Area Piyungan, untuk Kulon Progo dibuka di Masjid Agung Wates, serta di Gunungkidul dibuka di Alun-Alun Wonosari.

Kelompok Goweser Sepeda Sally juga ikut berpartisipasi dalam Gowes Humanity. (Foto: Istimewa)

Pada pelaksanannya Gowes Humanity ini menggunakan skema Drop Zone pangan atau seperti drive thru, dimana para goweser berangkat dari rumah dengan membawa bantuan pangan atau donasi yang kemudian menuju lokasi drop zone terdekat secara bergantian untuk memberikan bantuannya.

“Jadi kegiatan Goweser Humanity Bike ini bukan berupa kegiatan konvoi maupun pengumpulan masa, guna untuk mencegah penularan Covid-19,” ujar Haidar, selaku Koordinator Lapangan.

Komunitas Goweser UBT memberikan donasi berupa uang. (Foto: Istimewa)

Dari hasil event gowes ini terkumpul donasi sebesar Rp 26.372.000, serta beras: 1.436,6 kg, paket sembako 50 pack, minyak 185,9 liter, gula: 72 kg, tepung terigu 7 kg, telur ayam 2 krat, teh 11 kotak, mie 42 bungkus. Hasil dari kegiatan berbagi pangan ini selanjutkan akan didistribusikan oleh ACT DIY bersama Goweser kepada masyarakat prasejahtera di DIY. “Seperti, lansia, tukang becak, buruh gendong, anak yatim. Juga masyarakat kurang mampu yang sedang butuh bantuan,” tutup Haidar. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here