Home Seni Budaya Keunikan Plengkung Gading Kraton Yogyakarta, Ada Suara “Gauk” Penanda Buka Puasa

Keunikan Plengkung Gading Kraton Yogyakarta, Ada Suara “Gauk” Penanda Buka Puasa

378
0
Seorang petugas dari takmir masjid dekat Plengkung Gading sedang melaksnakan tugas membunyikan sirine atau gauk penanda berbuka puasa. (Foto: Kiriman Eva Mintarsih.. ASMI Santa Maria)

BERNASNEWS.COM — Berbicara tentang Jogja pasti tidak pernah lepas dari kebudayaan. Masih banyak bangunan bersejarah yang masih terjaga keasliannya hingga saat ini. Salah satunya adalah Plengkung Gading atau Plengkung Nirbaya. Disebut Plengkug Nirbaya karena diambil dari kata nir yang artinya tidak ada dan baya artinya bahaya.

Plengkung Gading merupakan salah satu dari lima plengkung, yang berarada di Selatan Alun-alun Kidul, Kemantren Kraton, Kota Yogyakarta. Bangunan plengkung masih satu bagian dari bangunan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.

Plengkung Gading menjadi satu-satunya pintu keluar untuk raja yang mangkat atau wafat, yang kemudian akan disemayamkan di Makam Raja-raja, Imogiri, Kabupaten Bantul, DIY. Konon katanya, selama Sultan masih hidup beliau tidak diperkenankan untuk melewati plengkung Gading ini.

Juga masyarakat umum yang meninggal dan hendak dimakamkan tidak diperkenankan melewati plengkung Gading ini. Meskipun peraturan tersebut tidak secara tertulis disebutkan, namun hal tersebut sangat dipatuhi oleh masyarakat Yogyakarta, khususnya warga wilayah nJeron Beteng Kraton Yogyakarta.

Plengkung Gading juga memiliki keunikan yakni memiliki bentuk berbeda dari kelima bangunan  plengkung lainnya. Karena terdapat sebuah sirine atau masyarakat sekitar menyebutnya gauk. Sirine ini akan dibunyikan hanya tiga momen saja. Yakni perayaan Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus, 11 Maret Peringatan Serangan Oemoem dan ketika menjelang buka puasa saat bulan Ramadhan.

Seperti hasil pengamatan penulis kemarin, Rabu (21/04/2021), tepat saat menjelang adzan Maghrib sirine yang berada di Plengkung Gading dibunyikan sebagai tanda untuk berbuka puasa. Selain itu plengkung Gading juga memiliki bentuk yang berbeda dengan lima plengkung lainnya. Yakni memiliki lima lengkungan yang menjulang ke atas. (Eva Mintarsih, Mahasiswa Prodi Public Relations ASMI Santa Maria Yogyakarta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here