Tuesday, June 28, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsKetua PMI DIY Menutup Program Sahabat Wash PMI: Program Sekolah Berdurasi 5...

Ketua PMI DIY Menutup Program Sahabat Wash PMI: Program Sekolah Berdurasi 5 Bulan

bernasnews.com — Program Sekolah Sehat, Aman, dan Hebat (Sahabat Wash PMI) dilaksanakan di 10 PMI Kabupaten dan Kota di Indonesia. Dua di antaranya adalah PMI Kabupaten Sleman bertempat di SMK Muhammadiyah 1 Moyudan dan PMI Kota Yogyakarta bertempat di SD Negeri Baciro, Yogyakarta.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) DIY GBPH. H. Prabukusumo, S.Psi ketika menutup program Sahabat Wash PMI, di SMK Muhammadiyah 1 Moyudan, Gedongan, Sumberagung, Moyudan, Sleman, Selasa (21/6/2022). Acara tersebut sekaligus serah terima sarana Unit Kesehatan Sekolah (UKS), Mandi-Cuci-Kakus (MCK), serta penyerahan secara simbolis bantuan donasi pelanggan Indomaret.

Salah satu bentuk Program Sahabat Wash PMI. (Foto: Kiriman Humas PMI DIY)

“Program Sahabat Wash PMI adalah program sekolah dengan durasi waktu 5 bulan dengan fokus utama pada upaya penyediaan fasilitas air, sarana prasarana kesehatan dan sanitasi, serta edukasi kebersihan diri dan lingkungan bagi sekolah,” papar Gusti Prabu, sapaan akrab GBPH. H. Prabukusumo.

Lanjut dia, juga penyediaan fasilitas air, sarana prasarana kesehatan dan sanitasi berupa menara air dan fasilitas cuci tangan komunal, tandon air pompa, pemipaan, wastafel, tempat sampah, toilet, penyediaan fasilitas titik evakuasi bencana, Unit Kesehatan Sekolah, dan Unit Palang Merah Remaja (PMR).

Marketing Communication Executive Director PT. Indomarco Prismatama Feki Oktavianus (Kanan) secara simbolis menyerahkan kunci kepada Pengurus PMI Kabupaten Sleman. (Foto: Kiriman Humas PMI DIY)

Selain penyediaan sarana fisik, terang Gusti Prabu, kegiatan juga menyasar pada edukasi perilaku hidup bersih dan sehat, seperti cuci tangan pakai sabun dan menggosok gigi. Sementara untuk sekolah bersih lingkungan sehat. berupa edukasi kebersihan lingkungan sekolah tanpa sampah serta kampanye 3 M di sekolah. Sedangkan sekolah aman siswa hebat berupa edukasi sekolah aman tangguh bencana.

“Kami berterima kasih dan mengapresiasi sumbangan yang diberikan oleh pelanggan Indomaret kepada masyarakat melalui PMI DIY. Hal ini merupakan bukti kepedulian masyarakat kepada sesama. PMI akan mengelola bantuan ini dengan akuntabel sesuai tujuan program,” ungkap Gusti Prabu.

“Program yang menyasar pada siswa sekolah sangat strategis untuk menyiapkan sejak dini dalam perilaku hidup bersih dan sehat, peduli lingkungan, serta kesiapsiagaan bencana,” tegas putra Sultan Hamengku Buwono IX itu.

Dalam kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan secara simbolis mobil tanki untuk PMI DIY dan OMI Kabupaten Sleman, yang diserahkan oleh Marketing Communication Executive Director PT. Indomarco Prismatama Feki Oktavianus. (ted)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments