Home Pariwisata Ketua Komisi B DPRD DIY : Perlu Dipikirkan Kesiapan Pariwisata DIY Pasca...

Ketua Komisi B DPRD DIY : Perlu Dipikirkan Kesiapan Pariwisata DIY Pasca Covid-19

212
0
Ketua Komisi B DPRD DIY Danang Wahyubroto. Foto : kiriman Dwi Suyono

BERNASNEWS.COM – Sudah hampir setahun pandemi Covid -19melanda Indonesia dan dunia, yang meluluhlantakan semua sekto. Namu, kita tetap harus yakin bahwa wabah ini juga akan bisa diatasi, terlebih lagi program vaksinasi yang sudah dimulai sejak 13 Januari 2021 secara nasional sudah berjalan.Sehingga diharapkan akan bisa mengatasi Covid 19.

Ketua Komisi B DPRD DIY Danang Wahyubroto kepada wartawan di Kompleks DPRD DIY, Rabu (27/1/2021), mengatakan, sekarang merupakan saat yang tepat untuk menyusun konsep tentang kesiapan kita menghadapi perkembangan pasca Covid-19, terutama di sektor kepariwisataan.

Sebab, kita bisa memprediksi keadaan pasca pandemi Covid-19, misalnya bandara internasional Yogyakarta (YIA) telah dibuka , sehingga bukan tidak mungkin para wisatawan baik lokal maupun internasional kembali membanjiri Yogyakarta. Karena itu, perlu disiapkan konsep dan berbagai hal di sektor kepariwisataan.

Menurut politisi Partai Gerindra ini, saat ini masih ditemukan berbagai masalah terkait perizinandalam dunia pariwisata. Ia memberi contoh sebuah rumah makan yang telah ramai dikunjungi tetapi belum memiliki izin yang benar. Dan jika tidak dipersiapkan dari sekarang maka dikhawatirkn akan menjadi masalah.

Dikatakan, saat ini Menteri Pariwisata dan Ekonomir Kreatif Sandiaga Uno telah menentukan Yogyakarta menjadi salah satu dari lima besar daerah kunjungan wisata di Indonesia. Hal tersebut harus disikapi dengan serius ketika sudah ditetapkan menjadi lima besar daerah kunjungan wisata. Sebab, kemungkinan 10 juta wisatawan akan mengunjungi Yogyakarta.

Karena itu, perlu disiapkan berbagai konsep penguatan kepariwisataan di semua sektor, termasuk grand disain UMKM. Menurut Danang, banyak persoalan dalam bidang kepariwisataan yang bertumpu pada birokrasi. Untuk itu, pihaknya akan berusaha mengawal berbagai kendala yang mungkin timbul dalam dunia kepariwisataan yang ada di DIY.

“Kami akan berusaha mengawal berbagai sektor usaha pariwisata agar jika tiba waktunya pariwisata DIY telah siap menjadi daerah tujuan wisata di Indonesia. Hal ini penting mengingat saat ini di Indonesia juga berkembang daerah-daerah wisata yang cukup menarik, sehingga harus diakui akan menjadi kompetitor yang cukup kuat dalam menarik para wisatawan untuk berkunjung dan berwisata di Indonesia,” kata Danang. (dwi suyono, penulis lepas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here