Home News Ketua Kampung Suryoputran Sambang Kampung Sosialisasi Pasar Kluwih

Ketua Kampung Suryoputran Sambang Kampung Sosialisasi Pasar Kluwih

450
0
Ketua Kampung Suryoputran H. Bandrio Utomo dan Ketua RW 08 melakukan sosialisasi rencana Pembangunan Pasar Kluwih, Minggu (8/3/2020). Foto: Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com.

BERNASNEWS.COM — Menindaklanjuti hasil sosialisasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta berkenaan UKL-UPL dan ANDALALIN rencana pembangunan gedung Pasar Kluwih Ngadikusuman, di Jalan Suryoputran, Kelurahan Panembahan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta.

Ketua Kampung (RK) Suryoputran H. Bandrio Utomo, SE didampingi Ketua RW 08 Suryoputran Seno Pratomo melakukan sambang kampung di Wilayah RT 25 Suryoputran guna sosialisasi serupa, Minggu (8/3/2020) malam. Acara sosialisasi oleh Ketua Kampung Suryoputran tersebut dilaksanakan dengan pertemuan warga setempat yang terwakili oleh bapak-bapak Kelompok Ronda RT 25 Suryoputran yang menyelanggarakan pertemuan rutin setiap hari Minggu kedua setiap bulannya.

Dari kiri ke kanan, Ketua Kampung Suryoputran H. Bandrio Utomo, SE, Ketua RW 08 Seno Pratomo dan Ketua RT 25 Antok. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

Ketua Kampung Suryoputran Bandrio Utomo, menjelaskan, bahwa pada hari Selasa, 3 Maret 2020, Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) telah menyelenggarakan sosialisasi awal rencana pembangunan Pasar Kluwih, di Jalan Suryoputran tepatnya berlokasi di Wilayah RW 10 Suryoputran.

“Sesuai dengan arahan dari Kepala Disperindag, warga Suryoputran diminta untuk ikut memantau pembangunan pasar agar sesuai dengan peruntukannya. Menurut rencana Pasar Kluwih akan dijadikan obyek wisata, yaitu pada paginya untuk pasar tradisional yang mengakomodir para pedagang kebutuhan sehari-hari yang selama ini membuka lapak di ruas jalan. Sedangkan malam sebagai pasar kuliner,” beber Bandrio.

Lanjut Bandrio, keberadaan bangunan pasar selain menjadikan lingkungan kampung menjadi bersih dan berharap juga dapat meningkatkan perekonomian mikro atau mendukung UMKM warga Suryoputran. “Sosialisasi dari Disperindag yang pertama itu sebagai langkah persiapan pembuatan IMB dan nantinya masih ada beberapa tahapan sosialisasi berikutnya, baik dari bentuk bangunan maupun kebijak-kebijakan lainnya. Jadi warga mohon bersabar,”ujarnya.

Dalam pertemuan, Ketua Kampung Suryoputran juga menjelaskan soal ikon kampung yang dapat dijadikan branding (promosi) seperti halnya kampung-kampung lain yang ada di Kota Yogyakarta. Hal itu akan menjadikan poin sendiri dalam melaksanakan program Pemkot Yogyakarta, berupa “Dodolan Kampung” maupun “Gandeng Gendong”.

“RW 08 telah merintis ikon sebagai kampung flora dengan program Kelompok Petani Kota (KPK) berupa kebun hidroponik dan pembuatan bibit pohon langka yang dahulunya banyak menghiasi halaman warga di Kampung Suryoputran,” imbuh Bandrio.

Ketua Ronda RT 25 Suryoputran, Ronggo Sutrisno (kanan nomor 2) sedang memaparkan kegiatan ronda dan hasil jimpitan dari warga. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

Ketua Ronda RT 25 Suryoputran, Ronggo Sutrisno, menjelaskan, bahwa kelompok ronda ini telah terbentuk sekitar dua tahunan. Pelaksanaan ronda setiap malam secara bergiliran oleh bapak-bapak dan pemuda yang terbagi tujuh kelompok hari.

“Setiap malam dilakukan ronda keliling wilayah RT 25 dan warga setiap rumah menyediakan jipitan berupa uang minimal Rp 500. Dari hasil jimpitan dikumpulkan dan kembali untuk kepentingan kegiatan RT, salah satunya sebagai usaha simpan pinjam,” ungkap Pak Tris panggilan akrab Ronggo Sutrisno.

Drumer sebuah grup band pelantun lagu-lagu Koes Plus ini, menambahkan, dalam mendukung program ikon Kampung Flora RW 08 Suryoputran, Ketua RT 25 telah mengimbau warganya untuk setidaknya mempunyai 2-3 pot tanaman sebagai penghias rumahnya. Sementara Ketua RW 08 Suryoputran, menjelaskan, keberadaan KPK dan sosialisasi serupa perihal pasar juga telah disampaikan pada pertemuan bapak-bapak di RT 26 Suryoputran, tanggal 5 Maret 2020. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here