Home Politik Ketua Fraksi PAN DPRD DIY Soal Hanum Rais: Kita Tunggu Prosesnya

Ketua Fraksi PAN DPRD DIY Soal Hanum Rais: Kita Tunggu Prosesnya

157
0
Ketua Fraksi PAN DPRD DIY Suharwanta. Foto : Birgita Nurregina/Bernasnews.com

BERNASNEWS.COM —Cuitan Anggota DPRD DIY Hanum Rais dari Fraksi PAN di twitter yang diduga terkait kasus penusukan Mengkopolhukam Wiranto di Pandeglang, Jawa Barat, menuai banyak kecaman dari berbagai pihak. Dalam tulisan itu, Hanum menyebut bahwa kasus penusukan itu sebagai rekayasa atau settingan. 

Akibat cuitan tersebut, putri politikus Amien Rais itu terancam dipolisikan. Hingga kini Hanum Rais belum bersuara terkait pelaporan dirinya ke pihak kepolisian atas cuitannya itu. 

Ketua Fraksi PAN DPRD DIY Suharwanta berkomentar terkait kasus yang menimpa Hanum Rais akibat cuitannya di twitter yang berujung akan dipolisikan. Saat dijumpai di Kantor DPRD DIY, Senin (14/10/2019) siang, dia meminta semua pihak untuk menunggu proses yang akan berjalan. “Kita tunggu prosesnya dulu biar berjalan,” ujar Suharwanta kepada wartawan, termasuk Bernasnews.com. 

Menjawab pertanyaan terkait kode etik partai yang mengatur tata bersosial media bagi kader, Suharwanta mengatakan bahwa tidak ada kontrol apapun yang diberikan oleh partai sendiri. Semua tindakan bersosial media dikembalikan pada individu. “Selama ini tidak ada kontrol apapun terhadap pribadi masing-masing. Tidak sekadar hak pada partai, tapi hak warga negara,” ujarnya. 

Ia mengatakan bahwa pihaknya hanya akan menunggu proses yang berjalan. Ia mengaku belum berkomunikasi dengan Hanum Rais secara langsung terkait polemik ini. “Kami belum secara khusus mengkomunikasikan. Nanti kita lihatlah bagaimana. Tentu pimpinan partai juga akan memberikan informasi perkembangan yang terjadi. Tentunya kita menghormati semua,” kata Suharwanta.

Dalam kasus ini, Suharwanta meminta semua pihak untuk menghormati, terutama Hanum Rais, pelapor dan proses hukum yang akan berlangsung. Terkait kejadian ini, Suharwanta mengatakan bahwa dalam bermedia sosial, partai belum mengatur anggota-anggotanya soal sikap dalam bermedsos.

Ia sendiri mengembalikan pada tiap individu agar tahu batas-batas dalam berkomentar di media media, terutama mengenai isu-isu yang sedang berkembang agar tak menjadi problem di publik. “Selama ini partai belum punya kebijakan apapun terkait media sosial. Tapi tentu masing-masing pihak tahu batas-batas mana yang bisa dilakukan sebagai warga negara. Tentu tahu batas-batas. Saya kira ya semua sudah kita anggap dewasalah,” kata Suharwanta.

Dalam persoalan Hanum Rais ini, pihaknya mengaku masih akan mempelajari kasus secara tersebut keseluruhan. Demikian, pula masalah dan kinerjanya di DPRD DIY, pihaknya bahkan belum mengetahui apakah Hanum Rais akan menghadiri salah satu agenda rapat paripurna yang digelar Senin (14/10) siang.

“Hari ini ada rapat paripurna, tapi hadir atau tidak, belum ada konfirmasi. Kami dari Fraksi PAN tentu mengharapkan semua hadir,” kata Suharwanta. (van)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here