Home Seni Budaya Ketika Pesta Syukur Pernikahan jadi Ajang Pentas Seni Budaya Nusantara

Ketika Pesta Syukur Pernikahan jadi Ajang Pentas Seni Budaya Nusantara

1234
0
Para penari Likurai saat mengantar pasangan pengantin Yehezkiel Haryapradana Damaledo dan Calista Claura Shavira Vitrasari hingga ke tempat pelaminan di Rama Shinta Garden Resto Kompleks Candi Prambanan, Sleman, Jumat 12 November 2021. Foto: Philipus Jehamun/Bernasnews.com

BERNASNEWS.COM – Pesta syukur pernikahan putera pertama dari Pimpinan Radio Sasando FM Daniel Damaledo SE MA di Rama Shinta Garden Resto Kompleks Candi Prambanan, Jumat 12 November 2021 sore hingga malam, mirip sebuah ajang pentas seni budaya nusantara.

Betapa tidak, sejak awal prosesi pasangan pengantin memasuki tempat pelaminan dengan latar belakang Candi Prambanan di sisi timur, suasana terasa meriah dengan iringan tari Likurai dari Kabupaten Malaka, NTT yang dibawakan gadis-gadis cantik asal NTT dengan gerakan gemulai meliuk-liuk.

Suasana semakin terasa indah karena pesta syukur pernikahan pasangan pengantin Yehezkiel Haryapradana Damaledo (putera Daniel Damaledo SE MA dan Theresia M Haryaningtyas SH) dengan Calista Claura Shavira Vitrasari (putri Irawan (alm) dan Ni Putu Ariyni SH) ini berlangsung di bawah cuaca cerah dengan pemandangan Candi Prambanan yang menawan.

Ketua Panitia Pesta Syukur Pernikahan Yehezkiel dan Clara, Yupiter Ome mengatakan, pelaksanaan ibadah/pesta syukur dan makan malam keluarga bersama tamu undangan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai SOP Covid-19 itu, sengaja diiringi aneka tarian dari berbagai daerah, terutama dari Indonesia bagian timur, seperti Tari Likurai dari Kabupaten Malaka, NTT Tarian Kataga dari Sumba, NTT, Tarian Penggayung dari Raja Ampat, Papua.

Tari Penggayung dari Raja Ampat, Papua ikut memeriahkan pesta syukur pernikahan Yehezkiel Haryapradana Damaledo dan Calista Claura Shavira Vitrasari hingga ke tempat pelaminan di Rama Shinta Garden Resto Kompleks Candi Prambanan, Sleman, Jumat 12 November 2021. Foto: Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Hal ini sebagai bentuk penghormatan atas khasanah budaya nusantara yang adiluhung sekaligus sebagai penanda bahwa badai Covid-19 berangsur reda. Hal ini menumbuhkan harapan baru akan bangkitnya pariwisata di Yogyakarta sebagai lokomotif ekonomi masyarakat Yogyakarta dan Indonesia pada umumnya.

Dikatakan, pemilihan pesta syukur pernikahan di Rama Shinta Garden Resto yang berada di pelataran Taman Wisata Candi Prambanan yang mempesona hasil olahan cipta maha karya yang adiluhung yang kokoh, megah, agung nan asri itu, dengan harapan agar Yehezkiel dan Claura dapat membina keluarga baru dengan saling asah, asuh, asih dan terus saling membangun keluarga yang harmonis, kokoh dan langgeng.

Menurut Yupiter Ome, pesta syukur pernikahan yang syarat nuansa seni budaya ini sebagai salah satu upaya dari Pimpinan Radio Sasando FM Daniel Damaledo untuk memperkenalkan kekayaan budaya nusantara yang sangat beragam dengan nilai-nilai filosofis yang kaya makna.

Tarian Likurai dari Kabupaten Malaka, NTT bermakna sebagai bentuk penghormatan menyambut tamu dan pejuang yang kembali dari medan perang. Selain itu, sebagai wujud syukur kepada Tuhan yang Maha Esa. Sementara Tari Kataga dari Sumba, NTT merupakan tarian tradisional yang memiliki nilai historis, filosofis dari gerakan penari yang merupakan perpaduan seni tari dan seni perang yang telah mengakar dalammsyarakat Sumba. Tarian ini bermakna hidup yang terus menerus perlu diperjungkan dan dipertahankan.

Pasangan pengantin Yehezkiel Haryapradana Damaledo dan Calista Claura Shavira Vitrasari (tengah) didampingi kedua orangtua/wali masing-masing di tempat pelaminan di Rama Shinta Garden Resto Kompleks Candi Prambanan, Sleman, Jumat 12 November 2021. Foto: Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Kemudiaan, tari Penggayung dari Raja Ampat, Papua sebagai gambaran kehidupan sehari-hari masyarakat Raja Ampat, yang bermakna hidup yang selaras dengan alam sebagai wujud syukur kepada Tuhan Sang Pencipta.

Para tamu pun merasa terhibur dengan sajian seni budaya nusantara dari ufuk Timur tersebut. Sambil menikmati makanan dan minuman yang disediakan di gubuk-gubuk di sisi kiri kanan Rama Shinta Garden Resto, para tamu juga menikmati sajian hiburan yang kental dengan budaya dari Indonesia bagian Timur itu.

Cuaca cerah melengkapi keceriaan dan kebahagiaan pengantian dan keluarga karena begitu banyak tamu yang datang dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Kemeriahan pesta syukur semakin lengkap dengan hiburan lagu-lagu khas daerah Indonesia bagian Timur dan lagu-lagu pop Indonesia dan asing yang dibawakan Rvv Music Production Pimpinan Yanes Kellen. Sehingga ketika selesai menyantap aneka menu makanan dan minuman yang disajikan, para tamu undangan tidak langsung pulang tapi menyempatkan diri sejenak untuk menikmati hiburan yang disajikan. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here