Home News Kesi Paseban Bagi Genthong CTPS untuk RW se Kelurahan Panembahan

Kesi Paseban Bagi Genthong CTPS untuk RW se Kelurahan Panembahan

322
0
Pengurus Kesi Paseban, Kelurahan Panembahan meluncurkan program bantuan Genthong CTPS, Minggu (112/4/2020), dalam rangka peduli Covid-19. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

BERNASNEWS.COM — Pengurus Kelurahan Siaga Panembahan Sehat Berbudaya, Agamais dan Nyaman (Kesi Paseban), Kelurahan Panembahan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta secara simbolis menyerahkan Genthong (tempat air) untuk melakukan cuci tangan pakai sabun (CTPS), Minggu (12/4/2020), di Pos Darurat Corona RW 08 Suryoputran, Ndalem Probodikaran, Jalan Pesindenan, Yogyakarta.

Pengurus Kesi Paseban, Kelurahan Panembahan sedang menyampaikan tujuan program bantuan genthong CTPS. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

Kegiatan Kesi Paseban itu sebagai bentuk kepedulian dalam rangka ikut mencegah pandemi Covid-19 dihadiri oleh Camat Kraton Drs. S. Widodo Mujiyatno, Kapolsek Kraton Kompol Isrowiyah, Lurah Panembahan Purnama, SE, Ketua Kampung Suryoputran H. Bandrio Utomo, SE, Pengurus RW 08 Suryoputran, dan beberapa tokoh kampung setempat.

Dari kiri, Camat Kraton Drs. S. Widodo Mujiyatna, Kapolsek Kraton Kompol Isrowiyah, Ketua Kampung Suryoputran H. Bandrio Utomo, SE, Lurah Panembahan Purnama, SE, dan Sekretaris Kampung Suryoputran, Eko Putranto. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

“Penyerahan genthong satu set dengan sabun cair dan poster panduan 6 langkah cuci tangan kepada RW Siaga se Kelurahan Panembahan ini ujud ikut prihatin adanya Corona. Juga sosialisasi dan edukasi tentang kesehatan sesuai kapasitas Kesi sebagai lembaga di kelurahan yang membidangi kesehatan. Supaya perilaku hidup bersih sehat (PHBS) terutama cuci tangan pakai sabun (CTPS) menjadi kebiasaan atau gaya hidup,” terang Putu Agung selaku Ketua Kesi Paseban.

Putu Agung selaku Ketua Kesi Paseban (tengah) secara simbolis menyerahkan genthong lengkap dengan poster cara cuci tangan dan sabun kepada Ketua RW 08 Suryoputran, Seno Pratomo (kiri) sebagai sosialisasi Pengurus Kesi Paseban dalam peduli Covid-19 di lingkup RW Siaga se Kelurahan Panembahan. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

Putu Agung mengatakan, bahwa genthong padasan di serahkan ke masing-masing RW Siaga dan satu di kantor Kelurahan Panembahan, jumlah total 19 buah dengan pembiayaan swadaya dari pengurus Kesi Paseban. Menurutnya, genthong padasan merupakan bentuk kearifan lokal terkait kesehatan dari leluhur yang sudah terlupakan.

“Sejarah simbah-simbah kita dahulu selalu meletakan genthong di depan rumah untuk cuci tangan atau kebersihan sebelum masuk rumah. Ini sebagai bentuk motivasi dari Kesi Pasiban yang kemudian keberadaan genthong dalam ujud lain, misal ember atau tong yang diberi kran dapat dilakukan oleh warga secara mandiri,” ujarnya.

Bentuk Gentong Padasan CTPS karya Kesi Paseban, Kelurahan Panembahan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

Lanjut Putu Agung berpesan agar kita tidak terlena Covid-19 saja namun dalam melakukan penyemprotan disinfektan juga sekalian melakukan pembasmian sarang nyamuk (PSN) dengan melakukan 3M Plus guna mencegah Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Leptosipirosis dari kencing tikus. Mengingat saat ini masuk dalam musim penghujan.

Sementara itu, Ketua Kampung (RK) Suryoputran H. Bandrio Utomo mengucapkan terima kasih kepada Kesi Paseban yang telah memberikan genthong padasan kepada RW Siaga (RW 08, 09 dan 10) di Kampung Suryoputran. Juga kepada seluruh warga Tri RW Suryoputran yang luar biasa, dengan kepedulian yang tinggi lakukan gotong royong memberikan bantuan baik fisik maupun non fisik untuk memerangi Covid-19.

Suasan pelaksanaan penyemprotan disinfektan yang selalu diawali dengan doa, Minggu (12/4/2020), di Kampung Suryoputran, Kelurahan Panembahan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta. (Tedy Kartyadi/ Bernasnews.com)

“Ini adalah bentuk rasa syukur kita pada Tuhan. Karena dengan diberikan kesehatan dan kekuatan sehingga bisa berbuat kebaikan untuk sesame. Kita tidak bisa hidup sendiri ataupun berkelompok, kita harus bekerja sama dan sama-sama bekerja,” tegas Bandrio.

Menurut Bandrio, berbuat baik itu tidak ada batas usia, ruang dan waktu. Siapa saja, di mana saja, dan kapan saja, termasuk yang dilakukan oleh Kesi Paseban dan Tri RW Suryoputran, Kelurahan Panembahan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta dalam melawan wabah virus Covid-19. (ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here