Home Pendidikan Rapat jadi Kesempatan Membagikan Informasi, Pengalaman dan Merancang Program

Rapat jadi Kesempatan Membagikan Informasi, Pengalaman dan Merancang Program

379
0
CB Ismulyadi SS MHum, Penyelenggara Bimas Katolik, saat menyampaikan materi terkait peta karya Bimas Katolik Kankemenag Kab Sleman dan Guru PAK di Kabupaten Sleman dalam rapat di aula 3 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman sesuai protokol kesehatan, pada Kamis, 18 Maret 2021. Foto : kiriman CB Ismulyadi

BERNASNEWS.COM – Penyelenggara Bimas Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman mengadakan Rapat Penyusunan Rencana Program dan Anggaran Bidang Pendidikan. Peserta kegiatan terdiri dari para Pengawas Pendidikan Agama Katolik Tingkat Dasar, Menengah Pertama dan Atas/Kejuruan serta perwakilan para Guru Pendidikan Agama Katolik semua jenjang. Acara dilaksanakan di aula 3 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman sesuai protokol kesehatan, pada Kamis, 18 Maret 2021  

CB IsmulyadI SS M.Hum selaku Penyelenggara Bimas Katolik menyampaikan beberapa hal terkait peta karya dan profil Bimas Katoli, dan jejaring (stakeholder), review dan evaluasi kegiatan kependidikan tahun 2020, program kerja tahun 2021 yang berbasis pada kesepakatan Rapat Koordinasi Pejabat Bimas Katolik Pusat dan Daerah tahun anggaran 2021.

Pada kesempatan yang sama, CB Ismulyadi mengulas data guru yang akan memasuki masa pensiun sejak tahun 2020 sampai tahun 2024. “Pada tahun 2020, guru yang akan pensiun berjumlah 5 orang (1 Dinas Pendidikan dan 1 guru Kementerian Agama). Tahun 2021,  guru yang akan memasuki masa purna tugas berjumlah 2 orang (Kementerian Agama) dan 1 pengawas pendidikan. Tahun 2022, guru yang akan pensiun berjumlah 4 orang (Dinas Pendidikan). Tahun 2023, guru yang akan pensiun berjumlah 3 orang (2 Dinas Pendidikan dan 1 Kementerian Agama).

Rosalia Sri Purwaningsih MPd, Pengawas PAK Tingkat SMP-SMA-K, saat memandu jalannya rapat di aula 3 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman sesuai protokol kesehatan, pada Kamis, 18 Maret 2021. Foto : kiriman CB Ismulyadi

Kemudian tahun 2024 guru yang akan pensiun berjumlah 6 orang (1 Dinas Pendidikan dan 5 Kementerian Agama). Dengan demikian, jumlah guru Pendidikan Agama Katolik berstatus PNS baik dari Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama dan Pengawas sampai tahun 2024 berjumlah 19 orang dengan 2 Pengawas. Jumlah tenaga kependidikan tersebut mengampu pada 17 Kapanewon (Kecamatan) di Kab Sleman.

CB Ismulyadi juga mengajak para guru Pendidikan Agama Katolik untuk mengetahui dan mendalami dokumen Patris Corde (Dengan Hati Seorang Bapa). Patris Corde adalah Surat Apostolik yang dikumandangkan Paus Fransiskus pada Desember 2020 dalam rangka memperingati 150 tahun deklarasi Santo Yosef sebagai Pelindung Gereja Semesta. “Semoga hidup dan karya Santo Yosef menjadi teladan karya kita sebagai pendidik dan pengajar,” harap CB Ismulyadi.

Sementara FX Winarta SPd, Ketua KKG Sekolah Dasar Kabupaten Sleman mengatakan, kegiatan ini sangat penting dan strategis. Informasi-informasi dan pembinaan perlu dilakukan secara rutin. Guru yang notabene pendidik di sekolah juga mempunyai peranan penting dalam pembinaan iman dan budi pekerti. “Semoga kegiatan rapat bagi guru-guru semakin dikuatkan agar mempunyai visi dan misi yang sama dalam mengemban pelayanan di sekolah,” kata Winarta.

Bernadetha Sutriyati MPd, Pengawas PAK Tingkat Dasar sedang memandu rapat di aula 3 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman sesuai protokol kesehatan, pada Kamis, 18 Maret 2021. Foto : kiriman CB Ismulyadi

Sedangkan Yakobus Sarno SPd, Ketua MGMP Tingkat Menengah Pertama Kabupaten Sleman, mengutarakan bahwa melalui kegiatan ini, pihaknya mendapat informasi tentang data pengawai di Penyelenggara Bimas Katolik Kankemenag Kab Sleman beserta tugas dan fungsinya secara akurat, data pengawas dan data guru berbagai jenjang.

Rapat tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk berbagi informasi, membagikan pengalaman, merancang program pelayanan ke depan terlebih dalam mengusulkan formasi pengangkatan guru. Tidak kalah penting adanya informasi serta juknis bantuan untuk KKG/MGMP akan sangat membantu persiapan, pelaksanaan, evaluasi para guru dalam melayani peserta didik di sekolah.

Drs Samijo, Ketua MGMP Tingkat Menengah Atas dan Kejuruan Kab Sleman, menyampaikan kesan bahwa kegiatan ini menjadi komunikasi efektif antara para Guru, Pengawas Pendidikan dan Penyelenggara Bimas Katolik dengan berbagai laporan kegiatan dan rancangan serta segala prediksi dinamikanya.

Sedangkan Bernadetha Sutriyati SPd MPd, Pengawas Pendidikan Agama Katolik Tingkat Dasar dan Rosalia Sri Purwaningsih SPd MPd selaku Pengawas Pendidikan Agama Katolik Tingkat Menengah Atas dan Kejuruan memberikan informasi tambahan terkait kelancaran proses administratif bagi para guru PAK sebagai penunjang profesionalitas guru Pendidikan Agama Katolik. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here