Home Pendidikan Kepedulian Dirjen Vokasi Terhadap SMK Dalam Meningkatkan Softskill dan Atitude Siswa

Kepedulian Dirjen Vokasi Terhadap SMK Dalam Meningkatkan Softskill dan Atitude Siswa

359
0
Pintu Gerbang Sekolah SMKN 3 Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

BERNASNEWS.COM — Berhasil dan sukses merupakan dambaan manusia, tidak terlepas keinginan orang tua dalam menyekolahkan putra putrinya. Dan kesuksesan siswa tidak hanya terbatas mampu menguasai pengetahuan dan ketrampilan saja tetapi juga menjadi pribadi yang tangguh. Tangguh dalam menyelesaikan tanggungjawab dalam hidupnya.

Hal itu disampaikan oleh Guru DPIB SMKN 3 Yogyakarta Betti Sri Purwani dalam rilis yang dikirim ke Bernasnews.com, Senin (26/10/2020). “Oleh karena itu SMK Negeri 3 Yogyakarta dipimpin Kepala Sekolah Bapak Drs Bujang Sabri terus melakukan usaha-usaha yang bermuara pada layanan yang prima untuk pelanggan,” ungkap Betti.

Salah satu kegiatan workshop penyusunan dokokumen pembelajaran COE SMKN 3 Yogyakarta yang diselenggarakan beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)

Menurut Betti, pelanggan SMKN 3 Yogyakarta diataranya adalah siswa dan orangtua siswa. Sementara pemerintah juga telah mengatur semuanya sebagaimana yang tertuang dalam instruksi Presiden dan Permendikbud diantaranya, Instruksi Presiden No 6 Tahun 2016 tentang revitalisasi SMK, Permendikbud No 24 Tahun 2018 tentang standar pendidikan SMK/MAK, Permendikbud No 11 tahun 2020 tentang Petunjuk operasional penggunaan dana DAK dan Permendikbud No 24 tentang Pedoman pengadaan barang dan jasa.

“Berdasarkan aturan yang bersumber dari Instruksi Presiden dan Permendikbud maka Direktorat Jenderal Pendidikan vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2020 meluncurkan program Center Of Excellence (COE),” terang Betti.

Dikatakan, melalui tahapan seleksi proposal penetapan COE bagi SMK Negeri 3 Yogyakarta untuk kompetensi keahlian Teknik Pemesinan bisa diterima. Tahapan selanjutnya adalah penandatanganan naskah kerjasama MOU antara Direktorat Sekolah Menengah  kejuruan dengan SMK Negeri 3 Yogyakarta pada hari Jumat tanggal 28 Agustus 2020.

Suasana kegiatan workshop yang diikuti oleh para guru SMKN 3 Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

“Melalui Program COE Ditpsmk menggelontorkan dana untuk mencukupi kebutuhan layanan akan alat pembelajaran praktik di Teknik Pemesinan dan program pendukung pembelajaran antaralain, untuk menyelenggarkan workshop dan evaluasi pemebajaran,” ujar Sapras SMKN 3 Yogyakarta itu.

Program kegiatan SMK COE mempunyai tujuan untuk meningkatkan layanan SMK baik berupa pemenuhan infrastruktur, alat pembelajaran dan meningkatkan softskill serta attitude siswa. Pemerintah melalui Dirjen Vokasi menggelontorkan program COE untuk menepis keprihatinan tentang attitude.

“SMK Negeri 3 Yogyakarta juga sudah menjalin  kerjasama dengan IDUKA untuk bisa memperkuat potensi layanan kepada masyarakat. Hasil evaluasi dari IDUKA bahwa mengajari anak didik tentang ketrampilan lebih mudah dan tidak memerlukan waktu yang panjang. Tetapi jauh berbeda mengajari anak didik tentang budi pekerti, sopan santun, semangat kerja yang bisa dan sering disebut budaya kerja industri,” pungkas Betti. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here