Monday, June 27, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsKepala Dinas Penanaman Modal Jadi Tersangka, Ini Langkah Pemkot Yogyakarta

Kepala Dinas Penanaman Modal Jadi Tersangka, Ini Langkah Pemkot Yogyakarta

bernasnews.com – Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Pemkot Yogyakarta Nurwidhihartana telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan suap perizinan pada Jumat (3/6/2022). Pemkot Yogyakarta rencananya bakal segera menunjuk pelaksana harian atau Plh untuk menjaga keberlangsungan tugas.

“Kalau ada penetapan tersangka, akan kita tunjuk sebagai Plh karena yang penting pelayan kepada masyarakat tidak harus berhenti,” kata Penjabat Wali Kota Yogyakarta Sumadi di Yogyakarta, Jumat (3/6/2022).

Menurut dia penunjukan Plh ini dimaksudkan mengingat posisi yang bersangkutan kosong setelah penetapan status tersangka dan penahanan Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP. Rencananya, penunjukan Plh ini bakal dilakukan segera mungkin.

“Jadi ketika ada nanti yang ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan berarti kan kosong, maka kami akan menunjuk pejabat lain untuk sebagai pelaksana tugas dinas yang bersangkutan,” imbuh dia.

“Senin mudah-mudahan,” katanya.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan 4 tersangka dalam dugaan kasus suap pembangunan apartemen Royal Kedaton di Kemetiran, Gedongtengen. Tersangka tersebut diantaranya Haryadi Suyuti selaku eks Wali Kota Yogyakarta, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Pemkot Yogyakarta Nurwidhihartana, sekretaris pribadi merangkap ajudan eks Wali Kota Yogyakarta, Triyanto Budi Yuwono dan juga Vice President Real Estate PT Summarecon Agung Tbk Oon Nusihono.

“Pembangunan apartemen Royal Kedhaton yang berada di kawasan Malioboro dan termasuk dalam wilayah Cagar Budaya ke Dinas Penanaman Modal dan PTSP Pemkot Yogyakarta,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. (van)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments