Home News Kementrian PUPR Lakukan Uji Sertifikasi Kompetensi kepada Siswa SMK N 2 Yogyakarta

Kementrian PUPR Lakukan Uji Sertifikasi Kompetensi kepada Siswa SMK N 2 Yogyakarta

584
0
Balai Jasa Konstruksi wilayah IV Surabaya Kementerian PUPR bekerja sama dengan Rumah Sakit Siloam melakukan SWAB Test Antigen Covid-19 dalam rangka uji kompetensi sertifikasi bagi siswa SMKN 2 Yogyakarta, Senin (26/4/2021). Foto: Kiriman Humas SMKN 2 Yogyakarta.

BERNASNEWS.COM — Balai Jasa Konstruksi wilayah IV Surabaya Kementerian PUPR bekerja sama dengan Rumah Sakit Siloam melakukan SWAB Test Antigen Covid-19 dalam rangka uji kompetensi sertifikasi bagi siswa SMKN 2 Yogyakartaa, Senin (26/4/2021), di Aula SMK N 2 Yogyakarta.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Siswa kelas XII Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) untuk sertifikasi Juru gambar/Draftman Arcitecture (TA003), Siswa kelas XII Geomatika untuk sertifikasi Juru Ukur/Teknisi Survey Pemetaan (TS004) dan Siswa kelas XIII Konstruksi Gedung, Sanitasi dan Perawatan (KGSP) untuk sertifikasi Pelaksana Lapangan Gedung (TS052).

Wakil dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya saat memberikan sambutan, Senin (26/4/2021).

Kepala Sekolah SMK N 2 Yogyakarta Dodot Yuliantoro, S.Pd, MT menjelaskan, bahwa di masa pandemic ini semua harus diantisipasi agar semua sehat dan aman tidak terpapar dari Covid-19.

“Mengingat penguji uji sertifikasi kompetensi ini datang langsung dari Surabaya. Uji sertifikasi kompetensi ini akan dibuka pada hari Selasa, 27 April 2021 dan akan berlangsung selama seharian. Siswa keseluruhan yang mengikuti uji sertifikasi kompetensi adalah berjumlah 145 siswa,” jelas Dodot.

Tim Medis dari Rumah Sakit Siloam sedang melakukan SWAB Tes Antigen Covid-19. (Foto: Kiriman Humas SMKN 2 Yogyakarta)

Dikatakan, tujuan sertifikasi kompetensi ini adalah untuk pengakuan kompetensi siswa selama belajar di SMK N 2 Yogyakarta selama 3 tahun bagi siswa XII DPIB dan XII Geomatika, serta selama 4 tahun bagi siswa XIII KGSP.

“Sehingga alumni SMK N 2 Yogyakarta walaupun di masa pandemi ini diharapkan mampu bersaing di dunia kerja dengan sertifikat yang diperoleh dari Kementerian PUPR dan merupakan bukti hitam di atas putih pengakuan kompetensi mereka,” ungkap Dodot.

Suasana persiapan kegiatan uji kompetnsi. (Foto: Kiriman Humas SMKN 2 Yogyakarta)

Hal itu Sinkron dengan tujuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bahwasannya sekarang ini SMK harus mampu membekali lulusannya untuk mampu bersaing dan berkiprah nyata di dunia kerja. Mulai dari sinkronisasi kurikulum, magang siswa dan guru, sertifikasi dan penempatan kerja.

“Tujuan SMK memang harus bisa menghantarkan lulusannya sesuai cita cita karirnya. Yaitu bekerja atau wirausaha, sehingga kedepan mampu berkiprah dalam pembangunan bangsa tercinta ini,” kata Dodot. (nun/ ted)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here