Home News Kementerian PUPR Bangun 398 Sarana Hunian Pariwisata di Mandalika

Kementerian PUPR Bangun 398 Sarana Hunian Pariwisata di Mandalika

30
0
Kementerian PUPR membangun 398 unit sarana hunian pariwisata (sarhunta) di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika, Nusa Tenggara Barat tersebut. Foto: [email protected]

BERNASNEWS.COM – Setelah Sirkuit Internsional Mandalika selesai dibangun bahkan sudah digunakan dengan digelarnya World Superbike pada 19 November 2021, kini Kementerian PUPR membangun 398 unit sarana hunian pariwisata (sarhunta) di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika, Nusa Tenggara Barat tersebut.

Menurut Menteri PUPR Basoeki Hadimelyono, selain untuk mendukung DPSP Mandalika Lombok NTB, Sarhunta tersebut juga bisa menjadi alternatif hunian bagi para wisatawan yang akan berkunjung ke NTB selama ajang balap internasional World Superbike (WSBK) dan MotoGP pada bulan Maret 2022.

Dikatakan, dalam kegiatan pembangunan Sarhunta tersebut, masyarakat setempat dilibatkan mulai dari perencanaan teknis sampai kegiatan. “Sarhunta yang dibuat memiliki standar homestay internasional dengan luasan 12 meter persegi, ditambah dengan kamar mandi standar internasional. Rumah yang dikembangkan berkonsep kearifan lokal seperti rumah suku Sasak,” kata Menteri PUPR dikutip Bernasnews.com dari akun Instagram @kemenpupr, Jumat 26 November 2021.

Sementara Suinah, salah seorang warga Lombok Barat, mengaku senang mendapatkan bantuan pembangunan Sarhunta. Ia berharap dengan adanya kegiatan-kegiatan bertaraf internasional, hunian wisata miliknya akan ramai oleh pengunjung.

Senada dengan Suinah, Epriyono warga lain yang menerima bantuan Sarhunta juga berterima kasih kepada pemerintah. “Semaksimal mungkin kami akan memberikan yang terbaik untuk mengembalikan kondisi pawriwisata Lombok,” ujar Epriyono.

Kementerian PUPR jug tengah menyelesaikan pembangunan berbagai infrastruktur pendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Nusa Tenggara Barat yang merupakan salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).

https://www.instagram.com/kemenpupr/

Sementara itu, untuk mengurangi risiko banjir di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kementerian PUPR tengah membangun saluran pengendali banjir di Kabupaten Lombok Tengah yang ditargetkan selesai pada akhir 2021. Saluran drainase utama pengendali banjir KEK Mandalika memiliki panjang total 7,2 km dengan kapasitas debit air sebesar 78 m3/detik.

Menurut Menteri PUPR, saluran pengendali banjir KEK Mandalika berfungsi mengumpulkan aliran air dari Sungai Ngolang dan Sungai Soker untuk selanjutnya dialirkan ke Sungai Lagon. Adanya saluran pengendali banjir ini diharapkan akan mengurangi risiko banjir di area sirkuit dan KEK Mandalika.

Warga lokal harus support dan menjaga “KEAMANAN” wisatawan lokal maupun asing. Itu yg paling penting Min,” komentar Hasbisinclair di akun @hasbisinclair. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here