Home News KemenkopUKM dan Grup Perhotelan Accor Berkolaborasi Serap Produk UMKM

KemenkopUKM dan Grup Perhotelan Accor Berkolaborasi Serap Produk UMKM

122
0
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Phoenix Hotel Yogyakarta-MGallery dengan UMKM Rumah Keju Jogja dan Coklat nDalem disaksikan oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di The Phoenix Hotel Yogyakarta-MGallery, Jumat (27/8/2021). Foto: Istimewa

BERNASNEWS.COM — Kolaborasi antara Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) dan perusahaan grup perhotelan Accor untuk menyerap produk UMKM mulai diwujudkan. Kali ini adalah produk-produk UMKM di Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Komitmen kedua pihak diwujudkan dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara The Phoenix Hotel Yogyakarta-MGallery dengan UMKM Rumah Keju Jogja dan Coklat nDalem. Kedua UMKM tersebut adalah hasil kurasi bersama antara Smesco Indonesia dan grup Accor. Penandatanganan PKS disaksikan oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki di The Phoenix Hotel Yogyakarta-MGallery, Jumat (27/8/2021).

Program ini merupakan kelanjutan dari penandatanganan Nota Kesepahaman antara grup Accor dengan Smesco Indonesia, tentang Pembentukan Kerja Sama dalam Pengembangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah untuk mendukung Pemulihan Ekonomi pada Bidang Jasa Perhotelan pada 3 April 2021 lalu.

Dalam kunjungan ke The Phoenix Hotel Yogyakarta-MGallery ini pula, Menteri Teten melihat langsung kemitraan hotel dengan para pelaku UMKM yang sudah berjalan. Ia mengatakan, implementasi antara KemenkopUKM dan grup Accor sudah banyak kemajuan serta menghasilkan beberapa hal konkret. Saat ini, sudah ada beberapa produk UMKM yang dikurasi dan kemudian dikerjasamakan dengan beberapa hotel jaringan grup Accor.

“Saya lihat ditampilkan dengan baik. Ini satu contoh bagus antara produk UMKM dan hotel kerja sama saling mendukung karena kedua sektor bisnis ini sama-sama mengalami dampak akibat pandemi Covid-19,” kata Teten.

UMKM ditantang untuk mencari solusi bersama yang dibutuhkan hotel. Hal ini diakui Menteri Teten menjadi berkah di tengah pandemi Covid-19. Upaya perbaikan rantai pasok terus dilakukan, mulai dari produk kuliner, fesyen, hingga groceries.

Pihaknya berharap, kerja sama jaringan Accor dengan UMKM tidak berhenti hanya di Hotel Phoenix saja, tetapi dapat diduplikasi ke jaringan grup Accor lainnya. Bukan hanya di Indonesia tetapi juga di jaringan internasional.

“Kerja sama ini merupakan suatu proses mendorong produk UMKM naik kelas. Sekaligus untuk mem-branding produk UMKM dan membuktikan bahwa kualitas produk UMKM mampu bersaing dengan brand besar,” tegas Teten.

KemenkopUKM menyambut baik kerja sama grup Accor yang telah memakai produk-produk UMKM komoditas pertanian seperti sayuran, buah, beras, dan lainnya. Apalagi penyerapan produk UMKM dilakukan saat banyak UMKM terdampak pandemi Covid-19. Pihaknya berharap situasi makin membaik dan pembukaan pembatasan kegiatan masyarakat akan membuat penyerapan produk UMKM semakin besar.

“Grup Accor diharapkan dapat membuka kesempatan yang lebih besar untuk UMKM sektor-sektor lain yang memiliki nilai tambah seperti makanan olahan, craft, fesyen, dan lain-lain,” pungkas Teten.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki (tengah) foto bersama dengan The Phoenix Hotel Yogyakarta-MGallery dengan UMKM Rumah Keju Jogja, Coklat nDalem, dan kurator dari Smesco Indonesia. (Foto: Istimewa)

Di waktu yang sama, Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah KemenkopUKM Hanung Harimba Rachman menambahkan, Smesco telah mengkurasi bersama sejumlah produk UMKM yang dibutuhkan oleh hotel dan restoran, seperti dekorasi, toiletries, amenitis, kebutuhan rumah tangga, minibar, dan kebutuhan restoran.

Saat ini sudah terkurasi lebih dari 80 dari 600 UMKM yang memiliki produk unggulan yang dapat memenuhi industri perhotelan. Saya mengapresiasi agenda  penandatanganan kontrak kerja sama antara The Phoenix Hotel dengan 3 UMKM produsen keju, butter, dan cokelat.

“Saya berharap melalui kerja sama ini, grup Accor juga lebih banyak lagi menyerap produk-produk UMKM binaan Kementerian Koperasi dan UKM yang telah dikurasi oleh Smesco,” ujar Hanung.

Sementara itu, Chief Executive Officer Accor Southeast Asia, Japan, South Korea Garth Simmons merasa terhormat dapat berkontribusi pada program pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM terhadap perkembangan UMKM Indonesia dan keberhasilan gerakan Bangga Buatan Indonesia. Grup bersemangat untuk melanjutkan dukungannya melalui kolaborasi ini.

Simmons menambahkan, berbagai kemitraan dengan UMKM lokal dan hotel Accor yang tersebar di seluruh Indonesia dilakukan, termasuk menampilkan produk mereka di area hotel, konsinyasi, penggunaan produk dalam operasional hotel, serta penyerapan produk yang selaras dengan program promosi dan pemasaran brand. “Kemitraan ini akan terus kami kembangkan, termasuk kerja sama dengan KemenkopUKM dan Smesco Indonesia,” imbuhnya. (Nuning)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here