Wednesday, May 18, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeEkonomiKemendag Gandeng Polri Berantas Mafia Minyak Goreng

Kemendag Gandeng Polri Berantas Mafia Minyak Goreng

bernasnews.com – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menggandeng Polri untuk memberantas mafia minyak goreng di Tanah Air. Hal ini dilakukan karena kelangkaan minyak goreng diduga kuat terjadi karena ulah para mafia yang menimbun minyak goreng kemudian dijual ke pasar dengan harga tinggi di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Bahkan pada Selasa 15 Maret 2022, Menteri Perdagangan Muh Lutfhi bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Bina Karya Prima, salah satu produsen minyak goreng di Jakarta.

Menurut Menteri Perdagangan Moh Lutfhi, kelangkaan minyak goreng diduga karena ulah mafia. Mereka memborong minyak goreng dari distributor lalu ditimbun dan kemudian dijual dengan harga tinggi. Selain itu, para mafia diduga menyelendupkan minyak goreng ke luar negeri karena harga minyak goreng di pasar luar negeri sangat tinggi.

Sementara Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pihaknya akan mengawasi distribusi dan harga minyak goreng mulai dari pabrik/ produsen hingga di tingkat konsumen. Hal ini untuk menjamin ketersediaan dan harga minyak goreng benar-benar sampai ke konsumen dengan harga sesuai HET yang ditetapkan pemerintah.

Ketika melakukan sidak Pabrik Migor di Marunda, Senin 14 Maret 2022, Mendag Muh Lutfhi mengatakan bahwa stok minyak di pabrik tersebut melimpah karena pabrik bekerja nonstop. Dalam sidak tersebut, Muhammad Lutfi turun ke lapangan untuk memastikan pabrik minyak goreng (migor) bekerja keras untuk menyediakan stok dan sampai ke masyarakat.

Tidak hanya mengecek operasional pabrik, Mendag Lutfi juga menyempatkan berbicara langsung dengan awak angkutan yang mendistribusikan migor ke masyarakat. Setelah meninjau pabrik, Mendag Lutfi juga mengecek penjualan migor di pasar dan pusat penjualan. Dari pemantauan di pabrik minyak goreng PT Bina Karya Prima Gudang Ex Hargas (BKP) di Jakarta itu, puluhan juta liter minyak goreng diproduksi nonstop dan siap didistribusikan. Stok melimpah dan cukup memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Hasil pantauan di PT BKP hari ini menunjukkan produksi minyak goreng yang melimpah. Kami juga akan terus memantau produksi minyak goreng di pabrik-pabrik lainnya untuk memastikan ketersediaan minyak goreng sehingga masyarakat dapat membeli sesuai kebutuhan sehari-hari,” kata Mendag Lutfi dikutip bernasnews.com di laman resmi Kementerian Perdagangan. (lip)


spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments