Kelas Menggambar Bunda Serayu Makin Seru Setelah Dapat Crayon Baru

    82
    0
    Founder Sedekah Sepatu Yuspita Palupi (kanan) menyerahkan donasi crayon kepada Kepala Panti Asuhan Bunda Serayu Banyumas Suster Agnes Marni SJMJ (kiri), Minggu (25/4/2021). Foto : Istimewa

    BERNASNEWS.COM – Pada hari Minggu (25/4/2021) pagi itu, anak-anak Panti Asuhan Bunda Serayu Banyumas terlihat lebih semangat dari biasanya. Sejak pagi, mereka sudah berjajar rapi, duduk mengelilingi meja panjang yang tersedia di selasar depan kamar tidur panti asuhan. Beberapa anak panti yang masih kecil, terlihat sibuk menyiapkan perlengkapan melukis yang akan dilaksanakan, mulai dari crayon, pensil warna, pensil, penghapus serta penggaris.

    Sejak Februari 2021 lalu, kelas menggambar yang dimentori oleh sukarelawan Ari Nugroho tersebut dilaksanakan di panti asuhan yang berada di tepi Sungai Serayu ini. Kak Ari, sapaan akrabnya, menyambangi panti asuhan seminggu sekali, tepatnya pada hari Minggu.

    “Konsepnya saya mendampingi mereka sambil bermain. Jadi terkadang saking asyiknya menggambar, sekali pertemuan bisa 3-4 jam,” ujar pria yang juga jurnalis di Banyumas ini.

    Founder Sedekah Sepatu Yuspita Palupi menemani anak PA Bunda Serayu Banyumas menggambar, Minggu (25/4/2021). Foto : Istimewa

    Ari mengungkapkan bahwa antuasiasme anak-anak untuk menggambar sangat tinggi. Terlihat dari progress lukisan mereka.
    “Yang semula belum berani menggoreskan pensil, sekarang sudah lebih berani dan percaya diri,” kata dia.

    Meski demikian, Ari tidak memungkiri bahwa kelas menggambarnya masih minim peralatan. Hingga akhirnya Ari menggandeng Gerakan Sedekah Sepatu untuk bisa memfasilitasi beberapa alat lukis berupa crayon. “Menggambar itu kegiatan yang menyenangkan. Gak hanya bisa mengisi waktu luang, tapi juga bisa meningkatkan daya imajinasi anak-anak. Itu sebabnya, kami langsung setuju untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujar Founder Sedekah Sepatu Yuspita Palupi.

    Founder Sedekah Sepatu Yuspita Palupi menemani anak PA Bunda Serayu Banyumas menggambar, Minggu (25/4/2021). Foto : Istimewa

    Sejak didirikan Juni 2020 lalu, gerakan yang ber-homebase di Purbalingga ini memang berkonsentrasi pada dunia pendidikan. Awalnya dengan memanfaatkan sepatu-sepatu layak pakai untuk disalurkan bagi anak-anak yang membutuhkan, yakni mereka yang ada di panti asuhan, pondok pesantren, kaum duafa, anak yatim piatu di pelosok daerah.

    Kemudian berkembang, Gerakan Sedekah Sepatu menyalurkan sejumlah buku bacaan dan Alquran di beberapa rumah literasi yang ada Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Sleman dan Ciamis. (*)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here