Home News Keberadaan Museum Jangan Dipandang Sebelah Mata

Keberadaan Museum Jangan Dipandang Sebelah Mata

133
0
Dewan Pembina Barahmus DIY yang juga Ketua DPRD DIY Nuryadi (kr) menyerahkan potongan tumpeng kepada Ketua Umum Barahmus DIY Ki Bambang Widodo (kanan) pada acara Tasyakuran HUT ke-49 Barahmus DIY di Museum Pangsar Jenderal Sudirman Bintaran Kota Yogyakarta, Jumat (7/8/2020). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

BERNASNEWS.COM – Pemerintah baik pusat maupun daerah jangan memandang sebelah mata pada kegiatan museum. Karna museum merupakan tampat menyimpan data atau informasi tentang keadadan masa lalu dan menjadi pijakan untuk membangun masa depan. Karena itu, kegiatan museum harus didukung, termasuk dalam hal menyediakan anggaran.

“Saya sangat mendukung keberadaan dan kegiatan museum karena museum menjadi pijakan dan sumber inspirasi untuk membangun masa depan bangsa agar lebih maju,” kata Nuryadi SPd, Ketua DPRD DIY yang juga Dewan Pembina Badan Musyawarah Musea (Barahmus) DIY, pada acara tasyakuran memperingati HUT ke-49 Barahmus DIY di Museum Panglima Besar Jenderal Sudirman Bintaran, Kota Yogyakarta, Jumat (7/8/2020).

Ketua DPRD DIY yang juga Dewan Pembinan Barahmus DIY Nuryadi SPd bersama Ketua Umum Barahmus DIY Ki Bambang Widoido SPd MPd bersama pengrus Barahmus DIY lainnya memegang buletin Barahmus DIY, Jumat (7/8/2020). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Menurut Nuryadi, sebagai bentuk dukungan terhadap keberadaan dan kegiatan museum, ia bersedia ketika diminta menjadi Dewan Pembina Barahmus DIY. Dan sebagai dewan pembina pasti mengandung konsekuensi dan apapun konsekuensinya itu ia tak akan mundur. Selain Nuryadi, Gubernur DIY dan Wakil Gubernur DIY juga menjadi Dewan Pembina Barahmus DIY masing-masing dengan normor anggota 01 (Gubernur DIY) dan nomor 02 (Wakil Gubernur DIY) dan nomor 03 (Ketua DPRD DIY).

Dikatakan, sebagai bangsa besar kegiatan museum jangan dipandanf sebelah mata, tapi harus menjadi pijakan untuk membangun bangsa ke depan karena museum menyimpan data dan informasi masa lalu sebagai dasar pijakan untuk membangun masa depan. Karena itu pula, ia sangat mendukung Baramhmus DIY yang tetap mengadakan kegiatan meski sederhana di tengah masa pandemi Covid-19.

“Masalah kesehatan penting tapi juga jangan abaikan masalah ekonomi dengan tetap menjalankan aktivitas dengan menjalankan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin. Jangan sampai bangsa kita kacau gara-gara hanya memperhatikan kesehatan dengan mengabaikan ekonomi,” kata Ketua DPRD DIY yang berasal dari PDI Perjuangan ini.

Ketua DPRD DIY Nuryadi SPd (kanan) menerima Karto Nomor 03 sebagai Dewan Pembina Barahmus DIY, Jumat (7/8/2020). Foto : Phlipus Jehamun/Bernasnews.com

Nuryadi pun sangat mendukung rencana Barahmus DIY untuk menghidupkan kembal Festival Museum Indonesia tahun 2021 yang sempat terhenti sejak 2007 lalu. Karena itu, Nuryadi meminta Barahmus DIY untuk membuat perencanaan mulai sekarang, termasuk anggarannya, agar bisa dibahas di DPRD DIY bersama instansi terkait.

“Buat perencanaan mulai sekaranid an anggaran yang logis, pasti kami dukung,” kata Nuryadi.

Para pengurus dan anggota Barahmus DIY foto bersama di depan Taman Makam Wijayabrata Celeban usai berziarah ke makam pendiri dan Ketua Umum Barahmus DIY 1978-2000 Ki Nayoyono, Jumat (7/8/2020). Foto : Philpus Jehamun/Bernasnews.com

Sementara Ketua Umum Barahmus DIY Ki Bambang Widodo SPd MPd mengatakan, ada 4 alasan Barahmus DIY untuk kembali digelar. Pertama, DIY merupakan salah satu pusat kebudayaan Nusantara; kedua, DIY merupakan daerah tujuan wisata yang potensial; ketiga, DIY merupakan tempat kegiatan pendidkan putra/putri dari berbagai daerah di Indonesia dan keempat, DIY merupakan daerah an sarat dengan peristiwa berserjarah dan nilai-nilai perjuangan nasional, tempat para pejuang dan pahlawan nasional ikut berperan memerjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Pengurus dan Anggota Barahmus DIY serta wakil dar Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa, ziarah ke makam Ki Nayono di Taman Makam Wijayabrata Celeban, Jumat (7/8/2020). Foto : Philipus Jehamun/Bernasnews.com

Sebelum tasyakuran yang dihadiri antara lain Wismarini SE (Kepala Seksi Permuseuman Disbud DIY), LS Don Charles (Kepala Seksi Promosi Dispar DIY) dan Letkol Daldiri (Kabagkol Pameran Balakmusmonpus Disjarahad) serta kepala-kepala museum dan pengurus/anggota Barahmus DIY tersebut, diadakan ziarah ke makam pendiri/Ketua Umum Barahmus DIY periode 1978-2000 di Taman Makam Wijayabrata Celeban, Tahunan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here