Home Opini KDRT Mempengaruhi Psikologis Anak

KDRT Mempengaruhi Psikologis Anak

438
0
Agnes Fransiska , Kelas XII-MIPA, SMA Marsudirini Muntilan. (Dok. Pribadi)

BERNASNEWS.COM — Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau biasa dikenal dengan KDRT, adalah bentuk kekerasan di masyarakat di dalam keluarga yang tidak harmonis atau broken home.  KDRT sering ditemukan di beberapa lapisan masyarakat.

Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu adanya ketidakcocokan pada pasangan, masalah perekonomian, perbedaan pendapat, lingkungan yang tidak mendukung, hal-hal yang sepele, dan masih banyak lagi kasusnya.

Korban KDRT sering mengalami luka lebam di sekujur tubuh, luka bakar, luka senjata tajam, seperti luka tusuk, bahkan sampai memakan korban jiwa. Dan salah satunya korban KDRT adalah anak-anak.

Anak yang menjadi korban KDRT akan terganggu mental psikologisnya. Menyebabkan anak tersebut sering stress, takut berbicara dengan orangtuanya, takut bergaul dengan sesama, dan selalu menyendiri. Bahkan ada anak korban KDRT sampai mengakhiri hidupnya karena tak kuat menjalani hidupnya.

Solusi agar mental anak tidak terganggu, adalah orang tua harus selalu menemani atau mendampingi anak. Orang tua harus selalu menjaga keharmonisan dalam keluarga.  Jadi, sayangilah anak Anda dan lindungi mereka, bukan menyalahkan dan menudingnya.  (Agnes Fransiska , Kelas XII-MIPA,  SMA Marsudirini Muntilan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here