Home News Kasus Positif Meledak, DPRD Kota Minta Satgas Covid-19 Kota Bertanggungjawab

Kasus Positif Meledak, DPRD Kota Minta Satgas Covid-19 Kota Bertanggungjawab

361
0
Antonius Fokki Ardiyanto SIP, Anggota DPRD Kota Yogyakarta. Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM – Ketua Harian Satgas Covid19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi diminta bertanggungjawab atas meledak atau meningkatnya kasus terkonfirmasi positf Covid-19 di KotaYogyakarta selama 2021.

Sebab meledaknya kasus positif Covid-19 Kota Yogyakarta karena Heroe Poerwadi selaku Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Yogyakarta mengabaikan rekomendasi Pansus Covid-19 DPRD Kota Yogakarta, yang salah satunya meminta Satgas Covid-19Kota Yogyakarta untuk menutup total gumaton di malam tahun baru 2021.

“Se Ketua Harian Satgas Covid-19 dengan kondisi tingginya kasus positif Covid-19 di Kota Yogyakarta maka saya selaku Ketua Pansus Covid-19 DPRD Kota Yogyakarta menuntut Heroe Purwadi HP karena telah mengabaikan rekomendasi Pansus Covid-19 DPRD Kota Yogyakara,” kata Antonius Fokki Ardiyanto S.IP dari Fraksi PDI Perjuangan, yang juga mantan Ketua Pansus Pengawasan DPRD Kota Yogyakarta Penanganan Covid-19 di Kota Yogyakarta dalam rilis yang dikirim kepada Bernasnews.com, 15Januari 2021.

Ketua Harian Satgas Covid-19 yang juga Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi yang diminta tanggapannya oleh Bernasnews.com dengan meneruskan siaran pers Antonius Fokki Ardiyanto tersebut, tidak memberikan respon. Meski chat dibaca, namun tidak memberikan tanggapan.

Menurut Fokki-sapaan akrab Antonius Fokki Ardiyanto-bentuk pertanggungjawaban seperti apa yang harus diberikan oleh Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota tersebut, biarkan sajadipertanggungjawaban secara moral kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dan kepada para korban yang meninggal karena tidak mendapatkan layanan yang memadai dan cepat di rumah sakit sebagai akibat “ndablek”-nya orang yang bertanggung jawab mengeluarkan kebijakan strategis dalam penanganan Covid-19 di Kota Yogyakarta.

“Sebagai pertanggungjawaban secara politik, saya serahkan kepada masing-masing fraksi di lembaga perwakilan ini karena hasil rekomendasi telah mendapatkan persetujuan seluruh anggota pansus yang mewakili seluruh fraksi, termasuk PAN dimana Heroe Poerwadi sebagai Ketua DPD PAN Kota Yogyakarta. Dan fakta politiknya telah diabaikan oleh HP (Heroe Poerwadi) selaku pemangku kepentingan yang menerima rekomendasi,” kata Fokki.

Sementara konsekwensi secara hukum,menurut Fokki, ia erahkan kembali kepada seluruh pemangku kepentingan dan aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti situasi ini.

Data yang dieroleh Bernasnews.com dari Gugus Tugas Covid-19 DIY, kasus positif Covid-19 di Kota Yogyakarta pada 1 Januari 2021 sebanyak 69 kasus, pada 2 Januari 2021 bertambah 98 kasus, 3 Januari hanya 40 kasus, 4 Januari bertambah 30 kasus, 5 Januari tambah 48 kasus, 6 Januari 31 kasus, 7 Januari 2021 melonjak dengan tambahan 101 kasus positif, 8 Januari juga naik lagi dengan tambahan 109 kasus, 9 Januari turun lagi dengan 54 kasus dan pada 10 Januari 2021 hanya bertambah 35 kasus. Sementara pada 17 Januari 2021, kasus positifCovid-19 di Kota Yogyakarta bertambah 80 kasus. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here