Home News Kasus Positif di DIY Masih Tinggi

Kasus Positif di DIY Masih Tinggi

68
0
Salah satu kegiatan rapid tes. Foto : Istimewa

BERNASNEWS.COM – Kasus positif Covid-19 di DIY masih tetap tinggi atau di atas 10 kasus per hari. Pada Sabtu (25/7/2020) ini, hasil pemeriksaan laboratorium dan terkonfirmasi positif ada tambahan 17 kasus positif atau sama dengan Jumat (247/2020), sehingga total kasus positif Covid 19 di DIY hingga Sabtu (25/7/2020) menjadi 536 kasus.

Sementara itu, laporan kesembuhan kasus positif pada hari ini ada 7 tambahan kasus sembuh sehingga total kasus sembuh menjad kasus 344. Ke-7 kasus sembuh tersebut adalah Kasus 309 laki laki 1 tahun asal Bantul, Kasus 311 laki laki 44 tahun asal Bantul, Kasus 312 laki laki 5 tahun dari Bantul, Kasus 365 laki laki 19 tahun asal Gunungkidul, Kasus 369 laki laki 59 tahun asal Kulon Progo, Kasus 381 laki laki 83 tahun asal Gunungkidul dan Kasus 391 perempuan 30 tahun asal Sleman.

Menurut Dra Shavitri Nurmaladewi MA, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sleman yang mengutip data dari Gugus Tugas Covid-19 DIY, dalam rilis yang dikirim kepada Bernasnews.com, Sabtu (25/7/2020), 17 tambahan kasus positif tersebut adalah Kasus 524 laki laki 37 tahun asal Sleman dengan riwayat skrining karyawan kesehatan Sleman, Kasus 525 laki laki 55 tahun asal Bantul dengan riwayat dari Jayapura dan Kasus 526 laki laki 35 tahun asal Sleman dengan riwayat pernah kontak kasus positif.

Kemudian, Kasus 527 laki laki 32 tahun asal Bantul, Kasus 528 laki laki 47 tahun asal unungkidul dan Kasus 529 perempuan 37 tahun asal Gunungkidul, ketiganya skrining karyawan kesehatan Gk. Selain itu, Kasus 530 laki laki 43 tahun asal Sleman dengan riwayat dari Jakarta, Kasus 531 perempuan 44 tahun asal Bantul dengan riwayat tracing kontak kasus 405, Kasus 532 laki laki 63 tahun asal Bantul dengan riwayat tracing kontak kasus 426, Kasus 533 laki laki 75 tahun dari Bantul dengan riwayat dari Jakarta, Kasus 534 laki laki 47 tahun dari Sleman dengan riwayat dalam penelusuran.

Kemudian Kasus 535 laki laki 50 tahun asal Sleman dengan riwayat dari Jakarta, 13.Kasus 536 laki laki 59 tahn asal Gunungkidul yang meninggal dunia, KTP Jakarta dan sakit DM, Kasus 537 perempuan 56 tahun asal Gunungkidul, Kasus 538 perempuan 26 tahun asal Bantul dengan riwayat keduanya skrining karyawan kesehatan Gk, Kasus 539 laki laki 38 tahun asal Sleman dengan riwayat dari Gresik dan Kasus 540 laki laki 32 tahun asal Sleman dengan riwayat dari Semarang.

Sementara jumlah yang telah diperiksa 611 sampel atau jumlah 573 orang. (lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here