Tuesday, May 17, 2022
spot_imgspot_img
spot_img
HomeNewsKasus Penusukan di Sleman, Polisi Amankan 1 Tersangka

Kasus Penusukan di Sleman, Polisi Amankan 1 Tersangka

bernasnews.com – YF (25) warga asal Maluku ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penusukan di Sleman yang menewaskan TIP (29) warga Bangka Belitung dan DS (22) merupakan warga Pematang Siantar. Keduanya meninggal akibat luka tusuk pada sejumlah bagian tubuh pada Minggu (8/5/2022) lalu.

Berdasarkan pemeriksaan 4 orang saksi yang merupakan rekan korban, CCTV serta olah TKP, polisi menemukan titik terang terkait identitas pelaku. YF berhasil diamankan di Babarsari pada Senin (9/5/2022) sore.

“Alhamdulilkah Polda DIY terdiri dari tim gabungan personel Jatanras Polda dan polres Sleman berhasil mengamankan pelaku pada senin jam 15.00 WIB. Pelaku kita amankan di Babarsari kemudian dibawa ke polda DIY sore dan dilakukan pemeriksaan, ” kata Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto pada Selasa (10/5/2022).

Direktur Ditreskrimum Polda DIY Kombes Pol Ade Ary Syam mengatakan bahwa kejadian penusukan di Sleman ini bermula dari adanya cekcok antara dua kelompok korban dan pelaku. Saat itu kedua korban bersama 4 orang rekannya tengah mengendarai motor. Tepatnya di wilayah sekitar Babarsari dan Selokan Mataran, keduanya bertemu dan sempat enggan mengalah saat lewat.

“Korban dari barat pelaku dari selatan. Di perempatan terjadi perselisihan kedua kelompk tidak saling mengalah,” kata Ade.

Dia melanjutkan bahwa pelaku dan korban saling adu mulut. Pelaku bahkan sempat menantang korban tak jauh dari lokasi kejadian.

“Kelompok pelaku jalan ke arah utara, kelomok  pelaku menantang korban datang ke TKP dan terjadi cekcok. Terjadi cekcok, kejar-mengejar, memaki dan saling lempar yang akhirnya DS dan TIP ditusuk oleh pelaku YF menggunakan pisau,” imbuh Ade.

Adapun korban mengalami luka dimana DS mendapat 4 luka punggung dan dada kiri. Ia meninggal usai mendapat perawatan di rumah sakit. Sementara TIP mengalami 3 luka dada dan pinggul dan meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, YF dijerat pasal tentang pembunuhan dan dan pasal penganiayaan yang menyebakan korban meninggal dunia.

“Kami jerat pasal berlapis pasal tentang pembunuhan 338 KUHP ancaman maksimal 15 tahun penjara. Kemudian kami lapis subsider 451 ayat 3 penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal ancaman 7 tahun penjara,” kata pungkas Ade.

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Most Popular

Recent Comments