Home News Kapolri Berkomitmen Memberi Reward bagi Anggota yang Kerja Keras dan Hukuman bagi...

Kapolri Berkomitmen Memberi Reward bagi Anggota yang Kerja Keras dan Hukuman bagi yang Menyimpang

41
0
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah). Foto: Istimewa

BERNASNEWS.COM – Kapolri Jenderal Pol Listya Sigit Prabowo bersama pejabat utama di jajaran Polri berkomitmen untuk memberi reward atau penghargaan bagi anggota Polri yang bekerja keras di lapangan. Apalagi mereka sudah capai dan meninggalkan anak siteri, berkinerja bagus dan memang kerjanya bagus.

Saya dan seluruh rekan-rekan Pejabat Utama mempunyai komitmen untuk memberikan reward kepada anggota yang sudah kerja keras di lapangan, yang sudah capek meninggalkan anak istri, dan kinerjanya bagus dan kita tahu bahwa kerjanya memang bagus,” cuit Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di akun twitternya @ListySigitP yang dikutip Bernasnews.com pada Senin, 8 November 2021..

Sebaliknya, menurut Kapolri, bagi anggota-anggota yang melakukan penyimpangan dan berdampak buruk terhadap citra organisasi Polri, maka ia bersama pimpinan Polri di wilayah masing-masing tidak ragu-ragu melakukan tindakan tegas karena itu untuk kepentingan organisasi.

Terhadap anggota-anggota yang melakukan penyimpangan dan itu berdampak terhadap organisasi, maka saya minta untuk rekan-rekan tidak ragu-ragu melakukan tindakan tegas karena ini adalah untuk kepentingan organisasi,” tegas Kapolri.

Dalam akun twitternya, Kapolri menyebut sejumlah anggota Polri yang bekerja keras untuk kepentingan rakyat di luar tugas pokoknya sebagai Polisi. I menyebut contoh Iptu Khusnul Khotimah di Jakarta, yang dengan sukarela membantu pemulasaran jenazah Covid-19.

Di luar sana, saya yakin msh banyak sosok figur Polri jujur & berintegritas yg mampu menginspirasi personel lainnya. Polri akan terus berbenah utk menjadi Polri yg diharapkan & dicintai masyarakat,” tulis Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit.

Selain itu, menurut Kapolri, Brigadir Suladi di Malang, yang lebih memilih jadi pengepul sampah untuk mendapat penghasilan tambahan daripada menerima suap. Kemudian, Bripka Ali di DIY yang mendirikan rumah singgah, masjid & pesantren Tahfiz Al-Qur’an gratis untuk anak yatim & kurang mampu serta aktif membina pemulung & keluarga napiter.

Kemudian, Brigadir Piether Paembonan di Mamuju yang menyekolahkan 178 anak putus sekolah, Aiptu I Nyoman Ardana di Bali yang mengumpulkan buku bekas dan membuat program Baca Keliling serta Bripka Chandra di Musi Bayuasin yang membantu mengajar di SDN Kepayang.

Seorang warganet, Yud di akun @thenmustyudhi membenarkan bahwa masih banyak aparat kepolisian yang baik, jujur penuh pengandian pada masyarakat namun bisa bertindak tegas. Cuma kadang-kadang atasannya tidak memberikan contoh yang baik pada bawahan.

Betul pak, masih banyak aparat kepolisian yg baik, jujur penuh pengandian pada masyarakat namun bisa bertindak tegas, cuma kadang2 atasannya tidak memberikan contoh yg baik pada bawahan.. jadi tolong bapak awasi para bos2 kecil ini di jajaran bapak.. semoga bpk sukses..,” komentar Yud dikutip Bernasnews.com di akun twitter @thenmustyudhi.

(lip)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here