Thursday, August 18, 2022
spot_img
spot_img
HomeHiburanKampung Serangan: The Historical & The Truthness, Film Dokumenter Karya Mahasiswa AMIKOM

Kampung Serangan: The Historical & The Truthness, Film Dokumenter Karya Mahasiswa AMIKOM

bernasnews.com — Kampung Serangan yang terletak di Kelurahan Notoprajan, Kemantren (Kecamatan) Ngampilan, Kota Yogyakarta adalah sebuah kampung yang memiliki sejarah kelam. Dulunya kampung ini bisa dikatakan merupakan sarang preman, tukang mabuk, serta para begundal yang hobi rusuh.

Berangkat dari sebuah artikel yang mengatakan bahwa Kampung Serangan memiliki stigma yang buruk, Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universita AMIKOM (CG Production) kemudian melakukan observasi dan survei lapangan di Kampung Serangan. Dan menemukan fakta bahwa ternyata Kampung Serangan bukanlah kampung yang buruk atau hitam lagi, melainkan kampung yang rapi dan tertata.

Seorang anggota Tim CG Production saat melakukan observasi untuk penentuan sudut pengambilan gambar pada waktu shooting. (Foto: Istimewa)

Mulai dari kegiatan pendidikan, kegiatan keagamaan hingga kegiatan sosial berjalan sangat bagus di kampung Serangan. Selain itu, tim juga menemukan dua hal ikonik dari Kampung Serangan yaitu pembuat jamu yang terkenal enak dan penatah keris yang sudah aktif sejak zaman dulu dan terkenal hingga mancanegara.

Dalam kegiatan Proyek Komunikasi, Mahasiswa Ilmu Komunikasi AMIKOM (CG Production) menawarkan untuk membuat sebuah film dokumenter mengenai Kampung Serangan, dengan garis besar untuk mengangkat isu sejarah dan realita atau kebenaran Kampung Serangan.

Tima CG Production saat pengambilan gambar berupa wawancara dengan seorang tokoh Kampung Serangan, Kota Yogyakarta. (Foto: istimewa)

Rencana ini disambut dengan baik oleh pihak pengurus Kampung Serangan, dimana harapannya agar film dokumenter ini dapat menambah wawasan masyarakat luas dan sebagai bantahan, serta klarifikasi bahwa Kampung Serangan sudah bukan kampung yang hitam lagi.

Tim CG Production yang beranggotakan 10 orang akhirnya mulai melaksanakan alur pembuatan film documenter, dimulai dari tahap pra produksi. Pada tahap ini tim melakukan observasi lebih jauh, membuat skrip, mengatur konsep yang akan diterapkan pada film dokumenter serta berkoordinasi pada perangkat Kampung Serangan untuk menentukan tokoh yang akan menjadi narasumber.

Sebuah lanskap sudut Kampung Serangan, Kelurahan Notoprajan, Kemantren (Kecamatan) Ngampilan, Kota Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

Kemudian masuk tahap produksi, yang terlaksana selama 5 hari kerja. Tim melakukan shooting pengambilan gambar di Kampung Serangan serta melakukan wawancara terhadap narasumber yang sudah disiapkan. Dan yang terakhir tahap pasca produksi, pada tahap ini tim melakukan editing dan publishing. Film dokumenter karya Mahasiswa Ilmu Komunikasi Amikom (CG Production) yang berjudul “Kampung Serangan ; The Historical & The Truthness” dapat ditonton pada link berikut https://youtu.be/zfQDScAYNrc. (*/ nuning)

spot_img
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments