Home News Kalau Tidak Mau Kena Denda, Jangan Berduaan di Gajah Wong Edu Park

Kalau Tidak Mau Kena Denda, Jangan Berduaan di Gajah Wong Edu Park

81
0
Gajah Wong Edu Park, Gambiran, Umbulharjo, Kota Yogyakarta. (Foto: Brigitta Feva)

BERNASNEWS.COM — Semakin berkurangnya luasan halaman rumah di perkampungan Kota Yogyakarta akibat dari pertumbuhan penduduk yang masif, munculah persoalan salah satunya kebutuhan halaman berupa taman sebagai fasilitas umum (fasum) untuk tempat berinteraksi sosial juga sebagai wahana rekreasi warga setelah sibuk bekerja.

Pembangunan taman sebagai fasum baik oleh pemerintah maupun swadaya masyarakat jika tanpa ada tindak lanjut dengan pengelolaan yang baik, juga akan memunculkan persoalan lain lagi yaitu taman menjadi mangkrak tak terawat atau taman menjadi tempat rendezvous yang mengarah ke ‘horor’.

Ada yang menarik di salah satu taman di Kota Yogyakarta, bukan karena spotnya melainkan karena ada sebuah plang pengumuman di tempat itu. Di salah satu spot Gajah Wong Edu Park, sebuah plang berwarna merah terlihat mencolok karena isinya (tulisan).

Plang Larangan yang dipasang di Gajah Wong Edu Park, Kota Yogyakarta. (Foto: Brigitta Feva)

Plang warna merah ditulis dengan huruf kapital berwarna putih yang dapat dimaknai sebuah peringatan tegas. Adapun bunyi tulisan tersebut, “Dilarang Pacaran (Berduaan), Pacaran & Vandalisme akan didenda Rp 2.000.000,-, Melaporkan diberi hadiah 50% dari denda, Area ini terpantau CCTV”.

Koordinator Kampung Hijau Gambiran Agus Susanto saat dikonfirmasi mengatakan, dibuatnya papan peringatan itu berawal dari keresahan warga sekitar. “Suasana yang sepi pada jam-jam sibuk bekerja, dengan lokasi yang rindang sering dimanfaatkan oknum masyarakat tertentu untuk tempat pacaran,” ujarnya.

Menurutnya, bahwa perbuatan mereka sudah pada tahap mengkhawatiran, ke arah mesum, dan membuat warga sekitar menjadi risih. (Feva)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here